Beritainvestigasinews.id, Balungbendo Sidoarjo, Jatim - Lahan Tidur Satu Tahunan Lebih, Kini Diaktifkan Kembali. Miris bila kita lihat nasib lahan yang produktif tak ada yang bisa garapi, alhasil disewakan kepada pihak lain. Beda halnya dengan Desa satu ini, lahan tidur milik Desa disewa oleh warga setempat di Desa Wonokupang, Kecamatan Balungbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Selasa (04/07/2023) pukul 08.00 Wib waktu setempat.
Kehidupan sehari-hari para petani, semakin hari semakin sulit bergelut dengan ekonomi keluarga setelah dihantam badai pandemi hampir 2,5 tahun lamanya. Pandemi perak porandakan ekonomi dunia, khususnya di negeri ini.
Baca Juga: Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Pengedar Sabu di Sidoarjo

Naib memang bila itu terjadi tak pernah menepi. Untung saja pemerintah lebih tanggap dalam menangani pandemi tersebut. Tentu saja bukan karena pemerintah bisa berhasil, pun banyak pihak dari segala elemen masyarakat yang bahu membahu tangani bersama-sama, saling mengentaskan pandemi jadikan era baru yaitu endemi.
Di era endemi saat ini yang dulunya banyak lahan tidur atau tidak produktif, kini dikembalikan lagi pada peruntukannya yakni sawah produktif.
Perlu diketahui bahwa, lahan tidur ini adalah lahan yang keemilikannya adalah milik lahan Desa Wanokupang, sedianya sempat diperuntukkan untuk lapangan kegiatan olahraga masyarakat Desa setempat, namun peruntukan tersebut tiada yang menggunakan. Alhasil banyak ditumbuhi padang ilalang menjadi semak belukar.
Daripada terlantar tak digunakan atau yang menggunakan, timbulnya inisiatif dari salah satu warga Desa Wonokupang yaitu Samui, sehari-harinya berprofesi sebagai supir truk.

Samui katakan, daripada tak digunakan, lebih baik saya sewa, dan hasil sewaan bisa digunakan untuk keperluan pembangunan Desa bagi masyarakat umum, katanya.
Lebih lanjut, dengan diproduktifkan kembali lahan tersebut, maka banyak pekerja bisa diikutsertakan, setidaknya sedikit sudah mengurangi pengangguran dan terbuka bagi pekerja harian untuk turut serta menggarapnya, sambung Samui.
Sementara itu, ketika awak media hubungi kepala Desa Wonokupang Fery dan beliau tiada ditempat, akhirnya awak media ini turun lansung kelapangan dan bertepatan 100 meter dengan area lahan tidur itu adalah wilayah dari Ketua Sudarno RT12/RW2 Jalan Jambu IV Desa Wonokupang, pria asal Solo, Jateng ini.
Baca Juga: Operasi Keselamatan Semeru 2025, Polisi Beri Tanda Jalan Berlubang di Sidoarjo
Sudarno menjelaskan kepada awak media ini bahwa sebidang tanah atau lahan ini pada awalnya diperuntukkan untuk lapangan olahraga bagi masyarakat Desa, yang dulunya tanah produktif/persawahan milik Desa yang diijinkan masyarakat untuk digarap. Sekian lama digarap, namun terkendala karena kesulitan perairan, saluran air lebih rendah daripada lahan tersebut, maka wargapun meninggalkannya. Akhirnya jadilah lahan tidur, jelasnya.
Kini ada yang sewa, pihak perangkat Desa sangat mengapresiasi atas inisiatif warga dan bersedia garap lahan tersebut. Dengan digarapnya, ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan.
(Red)
Editor : Redaksi