Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Desakan keras disuarakan oleh Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan Sulawesi Utara terkait dugaan praktik korupsi dalam proyek pembangunan tanggul pengaman pantai di wilayah Santiago, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Ketua PAMI Perjuangan Sulut, Jonathan Mogonta, SS, menyatakan bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat adanya pelanggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Pekerjaan proyek pengaman pantai Santiago diduga dikerjakan asal-asalan. Kuat dugaan, proyek tersebut menyebabkan kerugian keuangan negara hingga miliaran rupiah,” ujar Mogonta kepada wartawan, Senin (7/7/2025).
Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, Sugeng Harianto, memberikan klarifikasi saat dihubungi media Beritainvestigasinews.id melalui pesan WhatsApp.
“Sebagai Kepala BWS Sulawesi I, saya menyampaikan bahwa output pekerjaan pengaman pantai di Kabupaten Sangihe tahun 2024 sudah tercapai,” tegas Sugeng.
Ia juga menambahkan bahwa selama pelaksanaan proyek, pekerjaan telah didampingi oleh Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara guna memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan.
“PPK dan Penyedia Jasa telah mematuhi segala aturan yang ada dalam kontrak,” ujarnya.
Sugeng juga menyarankan agar pihak media ataupun masyarakat agar kirnaya tidak menerima informasi yang belum jelas kebenarannya.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo