Skandal DAK Disdik Kayong Utara 2022",Auditor Sebut Dokumen 2 Kontainer

avatar Redaktur

Skandal DAK Disdik Kayong Utara 2022, Auditor Sebut Dokumen 2 Kontainer


Berita Investigasi,Kayong Utara - Pasal nya bertepatan di hari Pahlawan Nasional 10 November 2025 sejumlah warga kayong Utara menggelar Audiensi Terkait Dugaan tindak pidana korupsi DAK 2022 yang mana kasus tersebut menyeret seorang kepala dinas Pendidikan Kayong utara RH dan sejumlah 48 direktur perusahaan selaku pemenang lelang.

Dalam Kesempatan itu juga beberapa orang aktivis mempertanyakan lebih jauh kepada pemerintah daerah melalui inspektorat kayong utara selaku lembaga pembina.
yang mana kasus tersebut pernah dilakukan pemeriksaan oleh pihak krimsus kepolisian daerah (Polda) kalimantan barat (Kal-Bar) pada april 2024.

Warga minta inspektorat transparan dalam hal ini terutama hasil audit, Jika ada kerugian negara atau daerah,sampaikan, serta di perlihatkan dokumen hasil temuan nya ke publik, agar semua jelas, jangan ada terkesan di tutup tutupi demi terwujud nya kayong Utara sejahtera, Kata Abdul Khaliq

Dengan tegas dan lantang di sampaikan Ibu Laska selaku Fungsional auditor menjelaskan kami dari inspektorat daerah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab melakukan pengawasan dan pemeriksaan internal di instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk memastikan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Namun untuk meminta data hasil pemeriksaan dan data pengembalian uang ke kas negara tentu kami harus berkoordinasi dengan pimpinan tertinggi di daerah yaitu Bupati kabupaten kayong Utara.
ia juga menyampaikan terkait temuan proyek yang masuk ke dinas Pendidikan DAK 2022 kurang lebih 400 juta itu juga belum semua di kembalikan pihak Plaksana kegiatan, ada beberapa Kontraktor yang belum membayar kerugian daerah, Jelas nya

Mengenai data mungkin ada dua kontainer kalau ingin di perlihatkan, kita juga dalam hal ini tidak tinggal diam begitu kami dengar dan mendapatkan surat dari Polda, kami segera menyampaikan apa apa saja diminta guna untuk tahap penyelidikan karena belum masuk ke tahap penyidikan.

Sebelum nya juga kami datangi di setiap kegiatan proyek sekolah satu persatu dari 48 paket proyek yang bersumber dari dana alokasi Khusus (DAK) teryata memang ada beberapa temuan yang sifat nya tidak begitu besar, seperti bangku meja dan lain lain yang tidak di selesaikan pihak Plaksana, Tutup Laska.

Ketika dikonfirmasi via Watsapp (12/10/22),kepada awak media,Khaliq jelaskan secara rinci.
Apa yang disampaikan si Ibu Klu saya menyebutnya "Manuver defensif" membangun persepsi seolah pemeriksaan sangat rumit skaligus upaya mencuci otak bahkan tekanan ilusi bagi kawan kawan peserta audensi, karena tidak mungkin bongkar dokumen 2 kontainer.

"Dua kontainer, berarti auditnya pakai kapal kargo, bukan pakai otak.” Ia mengurai perhitungan logis: satu SPK rata-rata 150–200 lembar dokumen; 48 SPK × 200 lembar ≈ 9.600 lembar — setara dua boks arsip besar.


Sementara volume kontainerJika 2 kontainer, total volumenya = 66 meter kubik.
Arinya apa?,Untuk 2 Kontainer itu bisa muat dokumen hingga 22.000 SPK paket proyek.


Keterangan Auditor saya anggap adalah kekonyolan ", Tegas Abdul Khaliq,Pemerhati Kebijakan Publik (Juminggu)

Berita Terbaru