Lumajang, Beritainvestigasinews.id — Kondisi Jembatan Besuk Kobo’an di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video viral yang diunggah pada Jumat, 21 November 2025, memperlihatkan situasi jembatan yang tampak gelap dan tertutup abu vulkanik tebal akibat aktivitas Gunung Semeru. Dalam video tersebut, jarak pandang terlihat sangat minim dan permukaan jembatan tampak licin, memicu kekhawatiran masyarakat yang hendak melintas.
Berdasarkan laporan langsung dari petugas di lapangan, Aiptu Sultoni, jembatan saat ini ditutup total untuk semua jenis kendaraan. Penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan karena kondisi jembatan dinilai belum aman dari risiko tergelincir hingga potensi kerusakan struktur akibat material vulkanik yang terus berjatuhan.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Melaporkan situasi jembatan hari ini, Jumat 21 November 2025, Jembatan Besuk Kobo’an sementara tidak dapat dilewati. Abu vulkanik dari letusan Gunung Semeru membuat jembatan gelap dan licin. Demi keselamatan, kami himbau masyarakat tidak melintas,” ujar Aiptu Sultoni dalam laporan resminya.
Tim gabungan dari Polri, relawan, dan BPBD Lumajang terus melakukan pemantauan di lokasi mengingat aktivitas Semeru masih fluktuatif. Awan abu beberapa kali kembali terpantau meluncur ke arah barat daya dan selatan, termasuk wilayah sekitar Sumberwuluh. Petugas juga telah memasang garis pembatas dan rambu peringatan agar tidak ada masyarakat yang mencoba menerobos penutupan.
Sementara itu, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif yang telah ditentukan pemerintah daerah. Pengendara diimbau mematuhi instruksi petugas serta menghindari area bahaya radius abu vulkanik.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar jembatan masih diselimuti debu tipis, dan pembersihan baru dapat dilakukan setelah kondisi vulkanik dinyatakan lebih stabil oleh pihak berwenang.
Red
Editor : Nugik Ramadhan