Sempat Tutup Akibat Cekcok Antar Pemain, Sabung Ayam di Desa Gunung Tenguh Ranuyoso Lumajang Siap Aktivitas Lagi

avatar Redaksi

Beritainvestigasinews.id, Lumajang, Praktik sabung ayam di Desa Gunung Tenguh, Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang yang sempat meredup, rupanya belum benar-benar lenyap dan sempat hampir makan Korban cecok antar pemain kalangan beberapa hari yang lalu.

Aktivitas perjudian tersebut kini kembali muncul dengan kalangan Baru berkarpet merah bagaikan Istana.Jumat 23/01/2026.

Baca Juga: Kembali Aktivitas Arena Sabung Ayam di Balung Jember Ramai Dikunjungi

Warga sekitar mengaku resah. Selain mengganggu ketertiban umum, praktik ini juga dinilai mencederai nilai hukum dan moral masyarakat.

Aktivitas judi sabung ayam bukan hanya mengandung unsur kekerasan terhadap hewan, tetapi juga perjudian terbuka yang jelas dilarang oleh undang-undang.

“Kami mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polres Lumajang dan Polsek Ranuyoso segera turun tangan, melakukan penyelidikan, penindakan, serta membongkar jaringan yang terlibat,” jelasnya.

Hukum tidak boleh kalah oleh praktik ilegal. Negara harus hadir, dan aparat wajib membuktikan bahwa Ranuyoso Kabupaten Lumajang bukan tempat subur bagi perjudian dan pelanggaran hukum.

Publik kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar wacana.

Baca Juga: Terkait Berita Sabung Ayam Di Desa Tegalsari, Polisi Blokir Nomor Wartawan 

Namun, meskipun ada aturan hukum yang jelas, Polres Lumajang tampaknya belum memberikan penindakan yang serius terhadap praktik perjudian sabung ayam ini. Dan bahkan Saat Kapolsek di hubungi wartawan via WhatsApp ironisnya Kapolsek Ranuyoso memblokir nomer wartawan tersebut.

Umar hayat selaku ketua KWI ( komunitas wartawan Indonesia) menyanyangkan pemblokiran nomer wartawan tersebut, Polsek sebagai corong informasi dan penegakan hukum di ambulu seharusnya tidak memblokir nomer wartawan.

“Publik kini menantikan langkah konkret dari Polres Lumajang khususnya Satreskrim, untuk mengusut tuntas dugaan praktik sabung ayam dan perjudian dadu yang meresahkan ini.” ujar Umar

“Diharapkan, aparat kepolisian dapat menunjukkan ketegasan dan transparansi dalam penegakan hukum, agar masyarakat kembali percaya bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa kompromi dan praktik ilegal ini bisa dihentikan sepenuhnya.” tutup Umar.

Baca Juga: Sempat Dibubarkan Arena Judi Sabung Ayam di Desa Belung Poncokusumo Malang Kembali Dibuka Untuk Umum

 

 

Redaksi

Berita Terbaru