Beritainvestigasinewd.id || Sampang - Kabupaten Sampang sukses menggelar ajang bergengsi Kompetisi Code Blue dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh puluhan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit, puskesmas, serta klinik di wilayah Jawa Timur. Perhelatan yang berlangsung pada Minggu (25/1/2026)
Ini menjadi panggung uji nyali sekaligus pembuktian kualitas layanan kegawatdaruratan medis di tingkat provinsi.
Baca Juga: Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Jatim: Atlet Stikes Sukma Wijaya Sampang Raih Prestasi Gemilang
Dalam kategori bergengsi Kompetisi Code Blue, RS Mayapada Surabaya berhasil keluar sebagai Juara I setelah menunjukkan performa klinis yang sangat solid. Keberhasilan ini disusul oleh RS Mitra Keluarga Waru di posisi kedua, RS SMARS Pamekasan di peringkat ketiga, dan RS Graha Husada Gresik yang menempati posisi keempat. Ketangkasan para peserta dalam simulasi penanganan henti jantung menjadi tontonan yang edukatif sekaligus menegangkan.
Kategori Bantuan Hidup Dasar (BHD) tingkat puskesmas justru menjadi panggung dominasi bagi tuan rumah Kabupaten Sampang. Puskesmas Pangarengan tampil gemilang dengan meraih gelar Juara I, mengungguli Puskesmas Camplong A yang meraih Juara II, serta Puskesmas Omben dan Puskesmas Camplong B yang masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat. Dominasi ini menunjukkan keseriusan fasilitas kesehatan lini pertama di Sampang dalam memperkuat respons cepat medis.
Kompetisi ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memetakan mutu layanan emergensi di berbagai fasilitas kesehatan. Tujuan utamanya bukan sekadar mencari pemenang, melainkan untuk mengukur sejauh mana kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi situasi kritis yang sesungguhnya. Penilaian dilakukan secara ketat, mencakup kecepatan respons, ketepatan tindakan medis, kepemimpinan klinis, hingga kepatuhan pada standar keselamatan pasien.
Baca Juga: Wisuda Ke-14 STIKES Sukma Wijaya Sampang: 93 Ahli Madya Kebidanan Siap Mengabdi
Selain aspek teknis medis, kemeriahan acara juga didukung oleh Lomba Yel-yel yang bertujuan membangun semangat tim dan budaya kerja positif. Dalam kategori ini, RS Mitra Keluarga Surabaya berhasil meraih predikat terbaik untuk kelompok Code Blue, sementara Puskesmas Camplong B memenangkan kategori BHD. Kemeriahan yel-yel ini mencerminkan bahwa komunikasi dan kekompakan tim merupakan fondasi penting dalam penanganan pasien kritis.
Penyelenggaraan ini mendapat apresiasi luas karena dinilai mampu mendorong standarisasi layanan kegawatdaruratan di daerah. Hasil kompetisi ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan harus terus berjalan beriringan dengan pemerataan fasilitas medis di pelosok Jawa Timur agar tidak terjadi ketimpangan kualitas layanan.
Daftar pemenang kategori Harapan juga diumumkan untuk mengapresiasi kerja keras tim lainnya. Pada kategori Code Blue, Juara Harapan diraih berturut-turut oleh RS Sukma Wijaya Sampang, RS Premier Surabaya, RS Nindhita Sampang, dan RS Mitra Keluarga Surabaya. Sedangkan pada kategori BHD, posisi Juara Harapan ditempati oleh Puskesmas Jrengoan A, Klinik Lisa, Puskesmas Pangarengan A, dan Puskesmas Jrengoan B.
Baca Juga: Cek Kondisi Kesehatan, Kapolres Bangkalan dan Jajaran Jalani Rikkes Berkala
Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn, dr. Bhakti Setiyo Tunggal, M.Kes, menjelaskan Melalui kompetisi ini, diharapkan kualitas layanan Code Blue dan BHD tidak hanya berhenti sebagai ajang seremonial tahunan.
"Seluruh peserta diharapkan mampu membawa pulang ilmu dan pengalaman untuk diaplikasikan langsung di unit kerja masing-masing, sehingga keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi kegawatdaruratan di lapangan."pungkasnya
Editor : Taufik