Beritainvestigasinews.id || Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang kembali menghidupkan tradisi tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat melalui gelaran Bazar Takjil Ramadhan 2026. Acara yang menjadi pusat kuliner dan interaksi warga ini resmi diselenggarakan atas kolaborasi strategis antara Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (DISKOPINDAG), Kementerian Agama (Kemenag), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang.
Mengusung tema besar "Bersama UMKM Halal", kegiatan tahun ini dipusatkan di jantung kota, yakni Alun-Alun Trunojoyo Sampang. Pemilihan lokasi ikonik ini bertujuan untuk memberikan ruang yang luas dan nyaman bagi pengunjung yang ingin berburu menu berbuka puasa sekaligus menikmati suasana sore hari atau ngabuburit bersama keluarga di tengah kebanggaan kota Bahari.
Bazar ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, mulai dari tanggal 19 Februari hingga 15 Maret 2026. Dengan durasi hampir satu bulan, pemerintah daerah berharap semarak menyambut bulan suci Ramadhan dapat terasa lebih awal dan konsisten, memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha kecil yang berpartisipasi di sepanjang acara.
Kemeriahan bazar diprediksi akan meningkat dengan kehadiran puluhan stan UMKM lokal yang menyajikan berbagai pilihan takjil, mulai dari kudapan tradisional hingga minuman kekinian. Masyarakat dapat mengunjungi area ini setiap sore hari, mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB, menjadikan Alun-Alun Trunojoyo sebagai titik kumpul utama perputaran ekonomi sektor riil di Sampang.
Baca Juga: Hari Asyura Penuh Berkah, Ribuan Anak Yatim Se-Kabupaten Sampang Padati Pendopo
Ada hal istimewa yang membedakan gelaran tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya fokus pada standarisasi halal. Panitia menyediakan stan khusus Pelayanan Sertifikasi Halal Gratis bagi para pelaku UMKM. Langkah ini diambil untuk membantu pedagang melegalkan produk mereka sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan keamanan pangan lokal Sampang.
Dukungan terhadap acara ini juga mengalir dari sektor perbankan, di mana Bank Jatim dan Bank Sampang hadir sebagai mitra strategis. Sinergi antara pemerintah, lembaga agama, dan perbankan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat, sehingga Bazar Takjil tidak hanya menjadi pasar musiman, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan pasca-pandemi.
Baca Juga: Suasana Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 618 Jemaah Haji Asal Sampang di Pendopo Trunojoyo
Bagi pelaku UMKM yang berminat mengisi stan, proses pendaftaran akan segera dibuka. Elmi Endung, salah satu panitia penyelenggara, menjelaskan bahwa pendaftaran dan pengambilan nomor stan akan dilaksanakan besok, Rabu (18/2/2026) pukul 10.00 WIB di Kantor DISKOPINDAG. Para calon pedagang diwajibkan membawa dokumen persyaratan berupa fotokopi KTP, NIB, dan sertifikat halal jika sudah memilikinya.
Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kabupaten Sampang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan Bazar Takjil Ramadhan 2026. Dengan berbelanja di bazar ini, warga secara langsung berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal dan membantu UMKM Sampang untuk mampu bersaing lebih luas di pasar nasional dengan produk-produk berkualitas yang terjamin kehalalannya.
Editor : Taufik