BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama kembali ditunjukkan Ormas Adat WARANEY TTL (Tanah Toar Lumimuut) di momen bulan suci Ramadan. Dipimpin langsung oleh Tonaas Wangko Jimmy Audy Malonda, organisasi adat tersebut menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan penuh kepedulian ini turut dihadiri Kapolsek Wenang Verry A. Liwutang, yang bersama jajaran dan anggota Waraney TTL turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan warga yang melintas di wilayah Wenang.
Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo
Tonaas Wangko Jimmy Audy Malonda mengatakan, aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Waraney TTL terhadap sesama, sekaligus komitmen menjaga persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di Bumi Nyiur Melambai.
“Waraney TTL selalu hadir untuk masyarakat. Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan menunjukkan bahwa kebersamaan serta toleransi adalah kekuatan utama masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Malonda.
Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?
Ia menegaskan, nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan leluhur Tanah Toar Lumimuut mengajarkan pentingnya saling menghormati dan hidup berdampingan dalam keberagaman.
Sementara itu, Kapolsek Wenang KOMPOL Verry A. Liwutang mengapresiasi langkah positif yang dilakukan Waraney TTL. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat persatuan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Kegiatan ini sangat positif karena mempererat hubungan antara masyarakat, tokoh adat, dan kepolisian. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga agar kerukunan di Sulawesi Utara tetap terpelihara,” ujarnya.
Melalui kegiatan berbagi takjil ini, WARANEY TTL (Tanah Toar Lumimuut) berharap pesan persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Sulawesi Utara tetap dikenal sebagai daerah yang damai, rukun, dan penuh semangat kebersamaan.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo