Darurat Organisasi! Banser Kraksaan Ungkap Dugaan Nepotisme dan Matinya Kaderisasi

avatar Redaksi

Beritainvestigasinews.id, Kraksaan — Banser Kraksaan menyatakan kondisi darurat organisasi menyusul berbagai persoalan yang dinilai telah melumpuhkan fungsi internal GP Ansor Kraksaan. Dalam pernyataan sikapnya, Banser menyoroti dugaan praktik nepotisme hingga mandeknya kaderisasi.

Menurut Banser, terdapat indikasi kuat penyalahgunaan kewenangan oleh pimpinan cabang, termasuk dalam penunjukan pengurus yang tidak sesuai dengan standar kaderisasi.

“Kami melihat ada upaya mengakomodasi kepentingan tertentu dengan mengabaikan sistem kaderisasi. Ini jelas merusak tatanan organisasi,” ujar Siswanto.

Lebih jauh, Banser menilai proses kaderisasi mengalami kelumpuhan total akibat tidak kunjung diterbitkannya SK kepengurusan. Sejumlah agenda kaderisasi pun terhenti.

“Ini bukan sekadar hambatan teknis. Ini kegagalan struktural yang mengancam masa depan organisasi,” katanya.

Selain itu, Banser juga menyoroti lemahnya respons organisasi terhadap isu-isu strategis. Mereka menilai hal ini sebagai bukti matinya fungsi organisasi di bawah kepemimpinan saat ini.

“Organisasi kehilangan arah, kehilangan daya respons, dan ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Sebagai langkah tegas, Banser menolak pemberhentian Sekretaris Cabang dan mendesak evaluasi total dari pimpinan di atasnya. Mereka juga memperingatkan akan mengambil langkah lanjutan jika tuntutan tidak direspons.

“Jika ini diabaikan, kami siap menempuh langkah organisasi yang sah dan terukur,” pungkasnya.

 

Redaksi

Berita Terbaru