Viral Pengisian BBM Lewat Pintu Mobil di SPBU Kawangkoan, Dugaan Permainan Solar Subsidi Kembali Disorot

avatar Kaperwil Sulut Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Minahasa,- Sebuah SPBU di wilayah Kawangkoan mendadak menjadi sorotan publik setelah video dugaan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui pintu kendaraan viral di media sosial, Rabu (13/5/2026).

Aktivitas yang dinilai tidak lazim itu memicu gelombang kecaman dari warganet dan menimbulkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan distribusi BBM subsidi, khususnya jenis solar bersubsidi yang selama ini menjadi perhatian aparat dan pemerintah.

Baca Juga: Judi Sabung Ayam Piso di Puncak Minanga Kembali Viral, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Jadi Sorotan

Dalam video yang beredar luas, terlihat proses pengisian BBM yang diduga tidak dilakukan langsung ke tangki kendaraan sebagaimana prosedur standar operasional SPBU pada umumnya. Rekaman tersebut langsung memancing tanda tanya publik terkait lemahnya pengawasan pengelola SPBU maupun aparat terkait terhadap distribusi BBM subsidi di daerah tersebut.

Sejumlah kalangan menilai praktik semacam itu berpotensi membuka ruang terjadinya penimbunan maupun permainan distribusi solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan, petani, dan sektor tertentu sesuai aturan pemerintah.

Kasus ini kembali menghidupkan kekhawatiran publik terhadap dugaan mafia BBM subsidi yang belakangan ramai diperbincangkan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara. Di tengah antrean panjang BBM yang masih kerap terjadi, munculnya video viral tersebut dinilai menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum dan pihak pengawas distribusi energi.

“Kalau benar ada pengisian lewat pintu kendaraan dan bukan melalui tangki sebagaimana mestinya, ini harus diusut. Jangan sampai ada praktik penimbunan atau permainan BBM subsidi,” tulis salah satu akun media sosial yang ikut membagikan video tersebut.

Baca Juga: Gerak Cepat Satreskrim Polres Mitra, Empat Pemilik Senjata Angin Diamankan Kurang dari 24 Jam

Tokoh masyarakat di Minahasa pun mendesak aparat penegak hukum (APH) dan pihak PT Pertamina (Persero) untuk turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap SPBU yang dimaksud.

Mereka menilai pengawasan distribusi BBM subsidi tidak boleh hanya berhenti pada pengawasan administratif, tetapi harus dibarengi pemeriksaan lapangan secara ketat, termasuk audit rekaman CCTV, data transaksi pengisian, hingga identitas kendaraan yang diduga terlibat.

“APH dan Pertamina jangan tutup mata. Jika ada pelanggaran, harus ditindak tegas. Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil, bukan untuk dipermainkan,” ujar salah satu tokoh masyarakat Minahasa.

Baca Juga: Polresta Manado Perangi Narkoba Tanpa Kompromi, 7 Kasus Terungkap dalam Sebulan dan Ribuan Obat Keras Disita

Dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi sendiri bukan persoalan baru. Dalam beberapa tahun terakhir, aparat berkali-kali mengungkap kasus penimbunan hingga penyalahgunaan solar subsidi di berbagai daerah. Namun, munculnya kembali dugaan praktik serupa menimbulkan pertanyaan besar soal efektivitas pengawasan di lapangan.

Publik berharap kasus viral di Kawangkoan ini tidak berhenti sebatas menjadi tontonan media sosial. Aparat diminta serius menelusuri ada atau tidaknya pelanggaran prosedur maupun dugaan praktik mafia BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun pihak pertamina terkait video viral tersebut.

Berita Terbaru