BeritaInvestigasiNews.Id || Sampang – Kodim 0828/Sampang bersinergi dengan Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) dan Pramuka Kwartir Cabang Sampang menggelar Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) di Kabupaten Sampang pada Jumat (19/6/2025) guna menanamkan kedisiplinan dan rasa cinta tanah air kepada puluhan generasi muda.
Kegiatan edukatif yang berlangsung selama tiga hari ini sengaja mengandeng berbagai instansi lintas sektor agar para peserta mendapatkan pembekalan yang komprehensif, mulai dari wawasan kebangsaan, hukum, hingga kecakapan digital.
Komandan Kodim 0828/Sampang melalui perwakilannya menegaskan bahwa kegiatan Perjusami ini bukan sekadar agenda berkemah biasa, melainkan sebuah wadah strategis untuk membentuk karakter pemimpin masa depan yang tangguh. Pihak TNI menilai kolaborasi aktif bersama KKRI, Polri,
Kejaksaan, dan media massa sangat penting untuk membentengi moral remaja dari berbagai ancaman modern seperti radikalisme dan narkoba.
"Kami ingin memastikan para kader muda ini tidak hanya memiliki fisik yang prima dan disiplin yang tinggi, tetapi juga mempunyai wawasan kebangsaan yang luas serta komitmen kuat untuk menjaga keutuhan NKRI," katanya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Pihak Kejaksaan Negeri Sampang, yang diwakili oleh tim penyuluh hukumnya, turut memberikan penekanan mengenai pentingnya kesadaran hukum dan bahaya laten dari paham radikalisme yang menyasar kalangan remaja.
Kejaksaan menilai bahwa pemuda yang memiliki jiwa kepemimpinan berwawasan bela negara akan menjadi benteng utama dalam menangkal pengaruh negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
Baca Juga: Kodim 0828/Sampang Gelar Doa Bersama, Tandai Ground Breaking Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
"Karakter pemimpin muda harus dibentuk sejak dini agar mereka memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dan tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang mengancam kedaulatan negara," ungkapnya di hadapan puluhan peserta perkemahan.
Sementara itu, perwakilan dari Kepolisian Resor (Polres) Sampang memberikan atensi khusus mengenai maraknya kasus kenakalan remaja, terutama terkait penyalahgunaan narkotika.
Pihak kepolisian membeberkan fakta-fakta lapangan mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, serta masa depan sosial para generasi penerus bangsa tersebut.
"Adik-adik harus berani katakan tidak pada narkoba, karena sekali terjerumus, maka runtuhlah masa depan kalian dan runtuh pula harapan bangsa ini," tegasnya mengingatkan.
Sebagai pelengkap materi luar kelas, para peserta juga disuguhkan aktivitas fisik dan spiritual seperti salat Subuh berjamaah, latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga upacara "Api Semangat Bela Negara" sebagai puncak acara.
Melalui rangkaian kegiatan terpadu ini, seluruh instansi berharap alumni Perjusami KKRI mampu menjadi pelopor kedisiplinan dan bijak dalam bermedia sosial di lingkungan mereka masing-masing.
Editor : Taufik