BeritaInvestigasiNews.id. Minut,- Pelayanan Bhabinkamtibmas Desa Makalisung, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, inisial JS alias Jhon menjadi sorotan masyarakat setelah muncul dugaan bahwa laporan warga tidak segera ditindaklanjuti dengan alasan petugas sedang tidak bertugas atau tidak piket.
Peristiwa tersebut bermula saat terjadi keributan yang diduga melibatkan beberapa pria bernama Steven, Masindek, Only Masindek, Tommy Nongka. Menurut keterangan warga, yang bersangkutan diduga membuat keributan pada malam hari serta mengeluarkan kata-kata makian yang ditujukan kepada pemerintah desa, termasuk kepada Pejabat Hukum Tua Desa Makalisung.
Baca Juga: Dari Pengabdian Menuju Prestasi, Iptu Tengku Said Hafiz Terus Hadir untuk Masyarakat
Sejumlah warga mengaku telah berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas. Namun, mereka mengaku kecewa karena laporan itu disebut tidak langsung mendapat respons dengan alasan petugas tidak sedang piket.
Masyarakat menilai, sebagai ujung tombak Polri di desa, Bhabinkamtibmas diharapkan tetap memberikan respons awal terhadap setiap laporan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, atau setidaknya mengarahkan warga kepada personel yang bertugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Atas kejadian tersebut, warga berharap jajaran Polres Minahasa Utara melakukan klarifikasi sekaligus evaluasi apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap prosedur pelayanan kepolisian. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan profesional, cepat, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Bhabinkamtibmas yang bersangkutan maupun dari Polres Minahasa Utara terkait dugaan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
Editor : Romeo