Milad ke-16 di Sampang, Bank Sampang Cetak Aset Rp368 Miliar dan Raih Predikat Terbesar Kedua di Jatim

avatar Taufik
Caption Foto: Sekda Yuliadi Setiawan saat Memberikan Tumpeng Pertama ke Direktur Bank Sampang H.Syaifullah Asyik
Caption Foto: Sekda Yuliadi Setiawan saat Memberikan Tumpeng Pertama ke Direktur Bank Sampang H.Syaifullah Asyik

BeritaInvestigasiNews.Id || Sampang – PT BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang (Perseroda) atau Bank Sampang secara resmi merayakan hari jadinya yang ke-16 dengan meriah melalui perayaan Milad bertajuk "Beyond The Limit" bertempat di GOR Indoor Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi nyata perbankan syariah dalam mendongkrak roda perekonomian daerah. Sabtu (11/7/2026)

Perayaan hari jadi yang mengusung slogan komitmen "Inovasi Tanpa Batas, Melayani dengan Ikhlas, Membangun Masa Depan" tersebut berlangsung sangat antusias dengan dihadiri Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, Komisaris Bank Sampang Hanik Laila, Staf dan Jajaran Bank Sampang serta dimeriahkan oleh, aneka lomba olahraga seperti bulu tangkis, Tenis Meja, Volly Ball dan futsal, hingga pembagian doorprize utama berupa paket umroh dan sepeda gunung.

Baca Juga: Konsisten Mengabdi 16 Tahun, Bank Sampang Terus Ukir Prestasi dan Dorong Ekonomi Syariah

​Dalam sambutan pembukanya, Direktur Utama Bank Sampang, H. Syaifullah Asyik melaporkan perkembangan signifikan yang dialami perusahaan perbankan milik Pemerintah Kabupaten Sampang ini, di mana sejak pembenahan masif pada tahun 2019, jumlah karyawan melonjak dua kali lipat dari 50 menjadi 100 orang dan jaringan kantor cabang kini meluas yang sebelumnya 5 kantor berjumlah 17 kantor di seluruh kecamatan. Pencapaian luar biasa tersebut membawa Bank Sampang berhasil menembus total aset sebesar Rp368 Miliar, yang memposisikannya sebagai BPRS dengan aset terbesar kedua di tingkat Provinsi Jawa Timur, sekaligus menjadi satu-satunya bank daerah yang dipercaya menerima alokasi dana program strategis dari BUMN PT Jawa Timur.

​"Aset dan pertumbuhan ekspansi kantor cabang yang pesat ini merupakan sebuah amanah besar dari pemerintah daerah serta seluruh masyarakat Sampang yang senantiasa kami tunaikan dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan umat," katanya.

​Lebih lanjut, Komisaris Utama Bank Sampang, Hanik Laila memaparkan refleksi perjalanan historis perusahaan yang penuh dengan perjuangan dan pengorbanan kolektif sejak tahun 2019, sewaktu posisi aset perusahaan masih berada di angka yang minim dan membutuhkan penataan total pada kualitas sumber daya manusia (SDM).

Di tengah dinamika perbankan modern saat ini, pihak komisaris mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat seiring dengan tuntutan digitalisasi teknologi, sehingga manajemen harus tetap adaptif dan konsisten dalam mengamankan target pencapaian laba yang sehat.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola, PT BPR Syariah Sampang Perseroda Buka Lowongan Calon Komisaris Baru

​"Keberhasilan materiil berupa angka-angka dan aset memang sangat penting, namun hal yang paling sulit diraih dan harus kita rawat bersama secara kolektif adalah menjaga rantai kepercayaan (trust) yang telah diberikan oleh masyarakat," ungkapnya.

​Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan yang hadir mewakili pemerintah daerah turut menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian prestisius performa finansial Bank Sampang yang terbukti terus bertumbuh secara sehat, kompetitif, dan profesional.

Pihak regulatur menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen penuh untuk mengawal regulasi perbankan syariah lokal dan memprioritaskan penempatan alokasi dana daerah di Bank Sampang sebagai wujud nyata dukungan penuh instansi terhadap perkembangan entitas bisnis milik daerah sendiri.

Baca Juga: Wujudkan Visi Melayani dengan Hati, Bank Sampang Gelar Aksi Sosial Kurban

​"Bank Sampang ini sudah ibarat anak kandung dari Kabupaten Sampang sendiri, sehingga secara regulasi menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh elemen pemerintahan untuk menyokong penuh pergerakannya ke depan," ujarnya.

​Sebagai penutup, seluruh produk finansial unggulan dari Bank Sampang—mulai dari tabungan, deposito, pembiayaan pelaku UMKM, hingga layanan gadai emas yang aman—dipastikan tetap beroperasi secara akuntabel di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dijamin penuh oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dengan proyeksi pembukaan kantor cabang baru berikutnya di wilayah Pengaringan pada akhir tahun, bank syariah pertama di Kabupaten Sampang ini optimistis mampu memperluas inklusi keuangan dan mewujudkan pemerataan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah pelosok Madura.

Berita Terbaru