BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG - Sungai Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, mendadak menjadi pusat perhatian warga, Sabtu (29/8/2026). Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin meriah dengan digelarnya Lomba Dayung Kampoeng Keddep yang menghadirkan suasana berbeda di tengah masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk menyaksikan langsung aksi para peserta mengayuh perahu di aliran Sungai Juklanteng. Tidak hanya peserta, anak-anak hingga orang dewasa turut memadati sekitar lokasi untuk memberikan dukungan sekaligus menikmati hiburan rakyat dalam momentum perayaan kemerdekaan.
Baca Juga: Lomba Hafidz Juz 30 Putri 'Pena Santri 2026' Sampang Ditutup Cepat, Kategori Lain Masih Dibuka
Lomba dayung tersebut bukan sekadar perlombaan olahraga tradisional. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat gotong royong serta menghidupkan kembali tradisi olahraga masyarakat yang sarat dengan nilai kebersamaan.
Lurah Banyuanyar, Moh. Ajir, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin memperkuat persatuan. Menurutnya, lomba dayung juga memberikan ruang bagi warga untuk berpartisipasi secara langsung dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Lomba dayung ini kami harapkan menjadi momentum kebersamaan warga Banyuanyar. Selain olahraga dan hiburan, kegiatan ini juga untuk menumbuhkan semangat persatuan serta memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurut Ajir, pemilihan Sungai Juklanteng sebagai lokasi perlombaan juga menjadi bagian dari upaya memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Dengan adanya kegiatan tersebut, kawasan sungai tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang publik untuk kegiatan positif dan kebersamaan warga.
Baca Juga: Trunojoyo Cup 2026: Ratusan Kung Mania Nasional Banjiri Lapangan Kasenih Sampang
Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Dayung Kampoeng Keddep, H. Hanafi, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme peserta maupun masyarakat yang hadir. Ia menyebut tingginya dukungan warga menjadi bukti bahwa semangat solidaritas masyarakat Banyuanyar masih kuat.
“Kami melihat, dari tahun ke tahun lomba ini mampu menarik perhatian masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan kepada para peserta. Hari ini suasana di sekitar Sungai Juklanteng menjadi salah satu pusat keramaian warga dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kelurahan Banyuanyar,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama Syahputra. Ia menilai Lomba Dayung Kampoeng Keddep merupakan kegiatan positif yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya bagi masyarakat.
Baca Juga: Babinsa Latihkan PBB Siswa-siswi Persiapan Lomba Piala Panglima TNI
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Lomba dayung bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai garis finis, tetapi bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan membangun semangat kebersamaan. PWI Sampang tentu mendukung kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara luas,” ujar Hanggara.
Menurutnya, kegiatan olahraga tradisional seperti lomba dayung perlu terus dikembangkan agar tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan zaman. Ia berharap Lomba Dayung Kampoeng Keddep dapat menjadi agenda yang semakin besar sekaligus mengangkat potensi lokal Kelurahan Banyuanyar.
Editor : Taufik