Beritainvestigasinews.id, Buleleng, Bali - AWK Sangat Puas Atas Kunjungannya Kali Ini ke Lapas Singaraja. Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarma M. Wedasteraputra Suyasa, S.E. (M.Tru)., M.Si., atau dengan nama populer dikalangan anak muda di Pulau Dewata Bali yaitu AWK. Dalam waktu Reses DPD RI, AWK selaku anggota Komisi I Dewan Perwakilan Daerah RI Provinsi Bali beserta jajaran berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja (Lapas Singaraja) adalah suatu kunjungan kerja untuk melihat secara lansung kebutuhan para warga binaan termasuk infrastruktur yang dibutuhkan Lapas Singaraja, sekaligus mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan dan filosofi agama, bertempat di Aula Bina Praja Lapas Singaraja. Selasa (08/08/2023) waktu setempat.
Kalapas Singaraja I Wayan Putu Sutresna lansung menyambut atas kedatangan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bali beserta rombongan. Dalam sambutannya pertama sekali mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan yang juga turut serta mengawasi kinerja jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali dalam hal ini khususnya Lapas Singaraja.

"Kami (Lapas Singaraja, red) sangat berbangga hati dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas kunjungannya ke Lapas Singaraja. Dengan adanya perhatian serta pengawasan kinerja Kami, harapan kedepan semoga Lapas Singaraja lebih baik lagi," ucap Sutresna.
Dalam masa reses anggota DPD RI Provinsi Bali Komisi I bidang hukum ini secara keseluruhan atau umumnya bukan hanya berkunjung di Lapas Singaraja ini saja, Lapas dan Rutan yang ada di Bali akan Kami (DPD RI, red) kunjungi pula.
Baca juga: Kapal Pesiar MV Silver Nova Sandar di Pelabuhan Benoa
"Kunjungan kali ini saya sangat puas sekali karena sudah banyak sekali perbaikan-perbaikan dan perubahan dibawah kepemimpinan bapak I Wayan Putu Sutresna. Dan saya sudah beberapa kali berkunjung kesini dan secara lansung menyaksikannya, pada kali ini saya mengapresiasi atas kinerja Kalapas beserta staf, banyak peningkatan terutama terhadap kebutuhan kepada warga binaan didalam sel yang dilaksanakan secara humanis, memanusiakan manusia atas hak-haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku didalam Lapas," ungkap AWK.
Saat awak media pertanyakan soal over kapasitas didalam Lapas Singaraja, beliau (AWK, red) yang pertama, akan meminta ke pihak Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan untuk lebih mengedepankan Restorative Justice. Kedua, agar lebih mengedepankan sanksi administratif bagi tindak pidana ringan atau Tipiring. Ketiga, tidak terjangkitnya suatu penyakit atau aman dari penyakit. Keempat, mencegah terjadinya suatu konflik sosial. Mari kita bersama-sama memberdayakan segala komponen masyarakat untuk memperhatikan dan mengawasi keberlansungan kinerja petugas Lapas dan selalu besinergi dengan stakeholder terkait.
Baca juga: Peduli Antar Sesama, Lapas Singaraja Berbagi kepada Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan
"Yang terpenting adalah aman, aman dari penyakit, aman dari konflik sosial, aman juga bagi pelaksana tugas. Dari hasil peninjauan ke sel-sel, tadi saya lihat sudah ada pemisahan-pemisahan yang cukup bagus, sangat toleran dan humanis sekali. Saya berharap tidak ada kejadian-kejadian yang tak diinginkan seperti Lapas-Lapas lain yang telah terjadi. Diakhir kunjungan beliau, AWK titip Lapas Singaraja kepada bapak Sutresna dan saya sangat puas sekali atas kunjungan ini," harap anggota DPD RI Provinsi Bali.
(JULIESPASH)
Editor : Redaksi