Beritainvestigasinews.id, SINGARAJA, BALI, - Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, SIK, MH, menggelar kegiatan Jumat Curhat di Desa Adat Sepang, Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng dalam rangka menerima aspirasi masyarakat disambut hangat oleh warga Desa Sepang, Jumat (8/3/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, Kapolsek Busungbiu AKP Ketut Wisnaya, SH, Perbekel Desa Sepang dan Sepang Kelod, Bendesa Adat Sepang, Tokoh Masyarakat Desa Sepang dan Warga Masyarakat Desa Sepang.
Baca juga: Polsek Rungkut Gelar Jumat Curhat Bersama Warga Untuk Sampaikan Aspirasi
Tujuan dari kegiatan Jumat Curhat ini adalah untuk mendengarkan dan Membantu permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat. Hal ini merupakan salah satu terobosan dari Mabes Polri melalui Kapolres Buleleng untuk menyusun database mapping Desa/Kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, Dari Kelian Banjar Adat Bujak Sepang menyampaikan bahwa, di wilayah Sepang sampai saat ini masih ada permasalahan tentang tapal batas Desa Adat.
Tokoh Masyarakat Sepang Putu Darmawan, memohon edukasi yg benar tentang masalah politik yang berkembang saat ini.
[caption id="attachment_37533" align="aligncenter" width="1500"]
||Foto: Seusainya mengadakan kegiatan Jumat Curhat, Kapolres dan Wakapolres Buleleng serta PJU berfoto bersama dengan tokoh dan masyarakat Desa Sepang.[/caption]
Sabha Desa Sepang menyampaikan permohonan maaf atas segala permasalahan yang ada di Desa Sepang, memohon informasi tentang profil Desa Sepang di Kepolisian pada umumnya, untuk bisa dimanfaatkan sebagai gambaran dalam pembuatan program kerja Desa kedepannya. Terkait dengan tradisi tabuh rah (sabung ayam) dalam prosesi ritual Adat yang sudah ada sejak dahulu agar dapat dimaklumi adanya.
Perwakilan dari pemuda Desa Sepang menyampaikan pandangannya tentang Kepolisian, terus terang berbicara tentang Kepolisian kami takut, takut dipenjara. Oleh karena itu mohon bimbingannya, bagaimana usaha Kepolisian untuk menghapus mindset kami agar tidak takut lagi dengan Polisi. Yang kedua bagaimana caranya masuk Polisi karena banyak yang berminat tetapi tidak memiliki hubungan/relasi dibidangnya.
Baca juga: Polres Pasuruan Gelar Jumat Curhat, Bahas Kamtibmas Hingga Gerakan Minum Susu Bagi Anak - anak
Tanggapan Wakpolres Buleleng Kompol Taufan Rizaldi, SIK, MH, mewakili Kapolres Buleleng menjawab pertanyaan maupun imformasi yang diminta masyarakat,
"Dengan adanya permasalahan tapal batas tersebut sudah dibentuk tim khusus oleh pihak terkait, kami dari pihak Kepolisian memiliki program Sipandu Beradat dalam setiap proses penyelesaian masalahan yang ada".
Polres Buleleng selalu terbuka dalam setiap perkembangan, Pihak Kepolisian selalu Netral dalam urusan Politik, pada intinya Polri murni dan iklas dalam menjalankan tugas-tugas Kepolisian, terutama dalam hal ini terkait Pemilu, jika ada kecurangan yang ditemukan sudah ada bagian yang menanganinya. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang dapat memecah belahkan persatuan.
"Terkait Profil Desa Adat Sepang yang lokasinya dekat perbatasan dengan Kabupaten Negara Jembrana agar dapat lebih menjaga diri terutama tentang penyebaran danĀ penyalah gunaan narkoba, terkait dengan adanya tradisi tabuh rah agar dapat dikondisikan dengan baik, jangan disalah gunakan dalam pelaksanaan".
Baca juga: Jumat Curhat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga
Jangan takut dengan Polisi, musuh Polisi itu hanya Penjahat, jika terjadi tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh oknum Kepolisian silahkan dibuatkan laporan pengaduan. Dalam hal rekrutmen TNI Polri semua sudah terbuka, agar disiapkan Fisik, Mental, akademis dan kesehatan, jika semua terpenuhi maka dijamin pasti lolos.
Wakpolres Buleleng Kompol Taufan Rizaldi, SIK, MH, menyampaikan bahwa, "Dalam perayaan Hari Raya Nyepi diharapkan pelaksanaan selalu menaati seruan dan aturan yang ada, agar tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Peran Bhabinkamtibmas, Babinsa agar dimaksimalkan dengan berkolaborasi dgn perangkat Desa Dinas dan Adat yang ada," tutupnya.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali