Sukseskan WWF ke 10, TIMPORA Gelar Rakuat Sinergi Pengawasan Orang Asing

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, BADUNG, BALI, – Dalam rangka memperkuat sinergi dan kesiapan pengamanan World Water Forum (WWF) ke 10 yang akan diselenggarakan di Bali, Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) menggelar rapat Penguatan (Rakuat) koordinasi dengan tema “Penguatan Sinergi Pengawasan Orang Asing dalam rangka Cipta Kondisi Menuju Pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke 10 di Bali” di The Trans Resort Bali, Kamis (16/5/2024).

Kegiatan dihadiri oleh Jajaran Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali, Rudenim Denpasar, Kepolisian, BNN, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara (BIN), Satpol PP, dan Anggota TIMPORA serta Kepala Lingkungan di wilayah Kuta, Kabupaten Badung.

Baca juga: Sugiat Santoso Apresiasi Sikap Tegas Agus Andrianto Copot Semua Petugas Imigrasi Soetta Yang Bermasalah

Dalam sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Suhendra mengajak seluruh instansi anggota TIMPORA untuk bersinergi meningkatkan intensitas dan kualitas pengawasan orang asing menjelang pertemuan World Water Forum (WWF) ke 10 tanggal 18-25 Mei 2024 mendatang. Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai langkah strategis untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Agung Narayana selaku Plh. Kepala Divisi Keimigrasian memaparkan terkait data tindakan administrasi keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai dan mekanisme penanganan pelanggaran orang asing. Agung menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan jumlah pelanggaran keimigrasian oleh orang asing di Bali. Hal ini perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak mengganggu keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke 10.

Baca juga: Adanya Pungli Terhadap WN China, Beda Kasus Dengan Video Hoax Yang Beredar, Pejabat Imigrasi Soetta Bedol Desa

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Gilang Danurdara menyampaikan dan mengimbau agar seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat, untuk memberikan informasi jika terdapat pelanggaran orang asing.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Bali untuk segera melaporkan kepada TIMPORA apabila mengetahui adanya orang asing yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran pelaksanaan World Water Forum,” ujarnya.

Rapat TIMPORA diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pengawasan orang asing di Bali dan memastikan keamanan selama pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke 10.

Baca juga: Seorang WNA Asal China Yang Bermasalah Dideportasi Imigrasi Kendari Sebagai Bentuk Ketegasan

Sinergitas antar instansi, baik instansi pemerintah maupun instansi desa adat, sangat diperlukan untuk menjaga keamanan negara pada umumnya serta keamanan Bali pada khususnya.

(JULIESPASH)

Editor : Juli Kaperwil Bali

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru