Beritainvestigasinews id || Sampang Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menutup tahun 2025 dengan klaim pencapaian kinerja yang optimal di berbagai bidang penegakan hukum. Dalam siaran akhir tahun yang digelar pada Selasa (9/12/2025).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadilah, S.H., M.H., menegaskan bahwa komitmen institusinya untuk menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas telah berjalan sesuai dengan arahan pimpinan Kejaksaan RI, sejalan dengan upaya menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBBM). Kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan tugas dan fungsi mereka.
Baca juga: Jumat Berkah, Kajari Sampang Bagikan Ratusan Nasi Kotak ke Tukang Becak
Dalam bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kejari menyoroti keberhasilan penanganan sejumlah perkara korupsi yang menarik perhatian publik. Salah satu kasus yang menjadi fokus utama adalah penyelidikan terkait dugaan penyelewengan Dana BLUD RSUD Kabupaten Sampang. Kajari menekankan bahwa upaya penindakan ini semata-mata ditujukan untuk memulihkan kerugian negara serta menciptakan efek jera yang signifikan bagi para pelaku tindak pidana korupsi. Keberhasilan dalam penuntutan kasus korupsi, yang mencapai 6 perkara, bahkan melampaui target awal yang ditetapkan.
"Sementara itu, di bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Kejari Sampang tidak hanya berfokus pada penanganan kasus-kasus menonjol seperti narkoba dan tindak asusila, tetapi juga dengan tegas mengedepankan aspek Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap proses penegakan hukum. Komitmen ini membuahkan hasil membanggakan, di mana Kejari Sampang berhasil meraih predikat Juara 1 se-Jawa Timur dalam penanganan Pidana Umum. Untuk kinerja penuntutan, meskipun telah melampaui target pra-penuntutan dengan 379 perkara, capaian penuntutan murni sebesar 271 perkara masih dalam proses finalisasi karena adanya berkas yang belum rampung."tegasnya
Aspek unggulan lain yang menjadi perhatian adalah penanganan Restorative Justice (RJ), yang berhasil menyelesaikan 5 perkara tanpa melalui proses peradilan formal.
Baca juga: Haru Abang Becak di Sampang: Doakan Kelancaran Tugas Kajari Mochamad Iqbal saat Jumat Berkah
Kepala Seksi Intelijen, Diecky Eka Koes Andriansyah, S.H., M.H., menambahkan bahwa bidang Intelijen telah mencapai dan bahkan melampaui target program kerjanya. Program unggulan seperti Jaksa Masuk Sekolah (JMS) terealisasi dalam 6 kegiatan, melebihi target 4. Kejari juga aktif melakukan penyuluhan hukum, termasuk sosialisasi mengenai pengelolaan keuangan desa yang benar kepada para kepala desa, sebagai bagian dari kampanye anti-korupsi.
"Secara finansial, kinerja Kejari Sampang tercatat sangat impresif dalam mengoptimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pemulihan kerugian negara. Target PNBP yang hanya Rp 773.062 berhasil direalisasikan hingga Rp 756.884.356, mencapai persentase mencengangkan sebesar 277,18%. Angka ini mencerminkan tingginya efektivitas kejaksaan dalam mengelola denda dan aset sitaan."tambahnya.
Lebih lanjut, dalam upaya nyata memulihkan keuangan negara, Kejari Sampang berhasil mengumpulkan Uang Pengganti sebesar Rp 261.632.000 dan denda sebesar Rp 50.047.500. Jika ditotal, nilai pemulihan kerugian negara yang disumbangkan ke kas negara mencapai lebih dari Rp 300 juta. Selain itu, tercatat pula uang titipan penyidikan senilai Rp 642.832.000, menunjukkan komitmen serius dalam pengembalian barang bukti dan aset hasil kejahatan.
Baca juga: PWI dan Kejari Sampang Perkuat Sinergi, Kawal Transparansi Dana Desa dan Pendidikan
Di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejari berperan strategis sebagai pengacara negara, memberikan pendampingan dan pertimbangan hukum kepada Pemerintah Kabupaten Sampang. Meskipun capaian pendampingan hukum masih dalam proses, bidang ini berhasil menyelesaikan 19 perkara yang berkaitan dengan bantuan hukum, menunjukkan peran aktif Kejari dalam memberikan kepastian hukum bagi institusi daerah dan masyarakat.
Menutup keterangannya, Fadilah menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya. Ia menegaskan bahwa semua capaian luar biasa sepanjang tahun 2025 ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan yang optimal dari semua pihak, termasuk peran penting rekan-rekan jurnalis media yang telah membantu menginformasikan kinerja kejaksaan kepada masyarakat secara objektif dan profesional."pungkasnya
Editor : Taufik