Milad ke-63 dan Haflah Akhirussanah ke-60 PP. Mansyaul Ulum Congkop Berlangsung Khidmat

Reporter : Redaksi

Beritainvestigasinews.id, SAMPANG – Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop, Tlambah, sukses menggelar perhelatan akbar dalam rangka merayakan puncak Haflah Akhirussanah ke-60 sekaligus Milad ke-63 lembaga tersebut pada Kamis (05/02/2026). Acara yang dipusatkan di halaman utama kompleks pesantren ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren untuk merefleksikan perjalanan panjang dalam mencetak generasi religius di tanah Madura.

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini dipadati oleh ribuan jamaah yang datang dari berbagai penjuru sejak pukul 07.00 WIB. Kehadiran massa yang membludak ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat nama besar pesantren dan rangkaian acara yang sarat akan nilai spiritual. Sejak pagi, gema doa bersama dan ungkapan syukur telah melangit, menciptakan suasana khusyuk di seluruh area pondok.

Kemeriahan acara ini tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan muara dari rangkaian kompetisi santri yang telah dilaksanakan sebelumnya. Berbagai menu acara kompetitif seperti Musabaqoh Hifdzil Kitab Nadzom, cerdas cermat, hingga lomba pidato menjadi ajang unjuk bakat bagi para santri sebelum akhirnya ditutup dengan Pengajian Akbar sebagai acara inti.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop, RKH. Sufyan At Sauri, menyampaikan pesan mendalam mengenai sejarah dan visi besar pesantren di usia yang ke-63 tahun. Beliau menekankan bahwa Haflatul Imtihan bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan wujud pertanggungjawaban lembaga kepada masyarakat dan Allah SWT dalam menjaga amanah pendidikan Islam.

Guna memperkuat syiar agama, panitia menghadirkan dua tokoh ulama ternama sebagai penceramah utama. KH. Fakhri Al-Haqq Suyuthi dari PP. Al Bustan Banyugiri dan KH. Moh Istiqom Idris ZA, MA. dari MTD Nurul Muhibbin Madura hadir memberikan tausiyah yang menyejukkan hati, memperluas wawasan keagamaan para jamaah yang hadir.

Pihak panitia juga menerapkan aturan yang sangat ketat terkait tata laksana kegiatan di lokasi. Sesuai dengan instruksi MUI Kabupaten Sampang, lokasi pengajian dipisah secara tegas antara jamaah putra dan putri. Langkah ini diambil demi menjaga marwah pesantren serta menjunjung tinggi nilai-nilai ibadah agar tetap berjalan sesuai syariat Islam.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari koordinasi solid tim panitia di bawah komando Ustaz Hamidi Yazid selaku Ketua Panitia, didampingi Ustaz Nurul sebagai Sekretaris dan Ustaz Fathor sebagai Bendahara. Selain pelayanan di lokasi, panitia juga memfasilitasi para alumni di luar kota melalui layanan live streaming di Fanpage Facebook resmi Mansyaul Ulum Congkop agar tetap bisa menyimak jalannya acara secara real-time.

Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, PP. Mansyaul Ulum Congkop berharap semangat Milad ke-63 ini menjadi energi baru bagi para santri untuk terus berprestasi. Pengajian akbar ini ditutup dengan doa bersama, menandai komitmen pesantren untuk terus konsisten menjadi benteng moral dan pusat pendidikan Islam yang moderat bagi masyarakat luas.

 

Redaksi

Editor : Nugik Ramadhan

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru