Beritainvestigasinews.id || Sampang - Kontingen Kabupaten Sampang mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara satu kategori usia pada ajang Kejuaraan Provinsi Olahraga Domino Indonesia (Kejurprov ORADO) Jawa Timur yang digelar dua hari, Sabtu dan Minggu (4 dan 5/04/2026).
Pasangan junior Sampang yang masih Murid SMAN 1 Sampang, Trio Badai Ubaidilah (Kelas XII MERDEKA 8) dan M. Maulidi Ahmad (Kelas XII MERDEKA 9) tampil gemilang usai menaklukkan kontingen Kabupaten Blitar dengan skor 2-1 di partai final. Sempat tertinggal pada set pertama, keduanya mampu bangkit dan membalikkan keadaan di dua set berikutnya.
Ketua Pengurus Cabang ORADO Kabupaten Sampang, Surya Nofiantoro, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras serta mental bertanding yang kuat dari para atlet muda.
“Kami sempat tertinggal di pertandingan pertama, namun mampu membalikkan keadaan di pertandingan kedua dan ketiga,” ujarnya.
Dengan hasil ini, kontingen Sampang berhak mewakili Jawa Timur pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan digelar di Bogor, Jawa Barat. Surya menegaskan sejak awal pihaknya memang menargetkan gelar juara untuk kategori usia.
“Kami tidak ingin sekadar ikut serta, tapi harus berprestasi. Untuk kategori umum, target kami minimal delapan besar,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pembinaan olahraga domino di Sampang akan terus ditingkatkan agar bisa menjadi salah satu cabang unggulan berbasis strategi dan kecerdasan.
Baca juga: Brimob Raih Medali Perunggu Cabor Muaythai PON XXI Aceh-Sumut
“Keberhasilan ini merupakan buah dari seleksi internal dan pembinaan berkelanjutan. Ini menjadi awal agar olahraga domino semakin diperhitungkan di Sampang,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari perwakilan Humas PB ORADO, John LBF, yang hadir langsung menyaksikan final. Ia memberikan penghargaan pribadi kepada pasangan juara sekaligus menyemangati mereka untuk tampil maksimal di tingkat nasional.
“Nanti kalau kalian bertanding di kejurnas dan berhasil juara lagi, cendera mata ini akan saya beli seharga Rp40 juta,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, mengaku terkejut dengan hasil kejuaraan perdana tersebut.
“Di luar prediksi, justru juara berasal dari dua kabupaten yang tidak diunggulkan. Ini menunjukkan potensi besar yang merata di daerah,” singkatnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga domino di Kabupaten Sampang, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional.
Editor : Taufik