BeritaInvestigasiNews.Id Sampang – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Trunojoyo saat Pemerintah Kabupaten Sampang resmi menyambut kepulangan 618 jemaah haji asal Kabupaten Sampang yang tergabung dalam Kloter 67 dan Kloter 68 pada Jumat (19/06/2026).
Acara penyambutan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tokoh agama, serta ribuan keluarga jemaah yang telah memadati area sekitar pendopo sejak pagi hari demi menyambut kembali para tamu Allah setelah menuntaskan ibadah suci selama 42 hari di Tanah Suci.
Baca juga: Targetkan Penurunan Stunting, Pemkab Sampang Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan
Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas tibanya para jemaah dengan selamat di kampung halaman serta mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh rombongan.
Beliau juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia penyelenggara dan petugas yang telah bekerja keras memastikan seluruh proses mutasi dan pemulangan jemaah haji dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya hingga ke Sampang berjalan dengan aman dan tertib.
"Alhamdulillah, saya ucapkan selamat datang kembali kepada para tamu Allah di Pendopo Trunojoyo ini, kita semua bisa melihat aura kebahagiaan yang bersih dan suci dari wajah para jemaah yang baru tiba," katanya.
Baca juga: Bupati Slamet Junaidi Lepas Ribuan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sampang
Lebih lanjut, H. Ahmad Mahfudz juga memberikan imbauan penting kepada seluruh keluarga penjemput agar senantiasa mematuhi prosedur penjemputan yang telah ditetapkan demi menjaga ketertiban umum. Mengingat massa penjemput yang sangat banyak, kedisiplinan dan koordinasi yang baik dengan petugas keamanan dari Polres Sampang dan Dishub sangat diperlukan agar tidak menimbulkan kemacetan total di sekitar area pendopo.
“Kami berharap para jemaah tetap menjaga kebugaran tubuh dan memanfaatkan waktu untuk beristirahat dengan optimal meskipun nantinya akan banyak menerima kunjungan silaturahmi dari keluarga maupun kerabat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sampang, Dr. Zaiful Muqaddas, dalam laporan resminya memaparkan rincian data kepulangan dari kedua kelompok terbang tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari total jemaah yang berangkat, terdapat catatan khusus mengenai jumlah jemaah yang turun di Surabaya maupun yang langsung dikoordinasikan menuju pendopo, termasuk kabar duka mengenai adanya jemaah yang wafat di Tanah Suci.
Baca juga: Tiga Kuliner Khas Resmi Dipatenkan, Pemkab Sampang Sukses Gelar Festival Kuliner Ki Komunal 2026
"Untuk Kloter 67, ada satu jemaah yang meninggal dunia, sementara jemaah yang masuk ke dalam pendopo ini berjumlah 255 orang karena 30 jemaah lainnya sudah dijemput oleh pihak keluarga di Asrama Haji Surabaya," jelasnya.
Menutup laporannya, Dr. Zaiful Muqaddas menambahkan rincian untuk rombongan berikutnya, yakni Kloter 68 yang membawa total 333 jemaah namun juga mencatatkan satu jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi. Dari kloter terakhir tersebut, sebanyak 307 jemaah diarahkan masuk ke Pendopo Trunojoyo, sedangkan 55 jemaah lainnya dijemput di Surabaya, dan sisanya langsung dijemput secara mandiri oleh pihak keluarga masing-masing di titik yang telah ditentukan.
Editor : Taufik