Beritainvestigasinews.id, SURABAYA – Polrestabes Surabaya menyiapkan sebanyak 1.839 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan aksi damai yang akan digelar warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kota Surabaya. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga situasi keamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Ribuan personel tersebut terdiri atas 925 anggota Polda Jawa Timur, 425 personel Polrestabes Surabaya, 169 personel dari Polsek jajaran, serta 320 personel gabungan dari unsur TNI dan instansi terkait. Seluruh kekuatan disinergikan guna memberikan rasa aman bagi peserta aksi sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan nyaman.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dilaksanakan di Mapolrestabes Surabaya pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta menyamakan prosedur pengamanan agar pelaksanaan tugas berlangsung profesional, terukur, dan humanis.
Dalam skema pengamanan tersebut, Polrestabes Surabaya mengerahkan berbagai satuan fungsi, di antaranya Brimob, Dalmas, Samapta, Intelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas, Unit K-9, Public Address, hingga Tim Jogoboyo. Selain itu, seluruh Polsek jajaran juga disiagakan guna mengantisipasi setiap perkembangan situasi secara cepat dan tepat.
Pengamanan juga mendapat dukungan dari personel TNI AD Kodam V/Brawijaya, TNI AL Marinir, Garnisun Tetap III/Surabaya, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, serta Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman sekaligus menghadirkan pelayanan maksimal bagi masyarakat.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfi Sulistiawan, menegaskan bahwa seluruh personel menjalankan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, dan humanis.
"Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan damai. Polri hadir untuk memberikan pengamanan agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung sesuai ketentuan, tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya suasana yang kondusif," ujar Kombes Pol. Luthfi, pada Jumat (31/7).
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar PSHT, yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan menjaga ketertiban dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh peserta aksi merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan harmonis.
Dengan mengerahkan total 1.839 personel gabungan, Polrestabes Surabaya berharap seluruh rangkaian aksi damai dapat berlangsung lancar, aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik, dan aktivitas warga tetap berjalan seperti biasa. Semangat kebersamaan serta saling menghormati diharapkan terus terjaga sehingga Surabaya tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
YAYUK
Editor : Yayuk