Sikap Arogansi POL PP Surabaya Kembali Ditunjukkan Saat Penertiban Pasar Keputran

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Surabaya, -Terjadi lagi bentrok antara pedagang kaki lima dengan POLPP saat penertiban dipasar keputran hingga terjadi pengejaran dan pemukulan terhadap salah satupedagang.Rabu (30/8/2023)

Seakan tak ada habisnya cerita keanarkisan yang ditunjukkan oleh POLPP kepada para pedagang dipasar keputran.Karena hanya berselang beberapa minggu saja kejadian penertipan pedagang di Ngaglik yang diwarnai dengan kericuhan dan penganiayaan, kembali terjadi di pasar keputran.

Didampingi oleh ketua umum Mantra, LaskarTretan, Ketua umum Aliansi Madura Indonesia membuat komitmen bersama untuk terus memperjuangkan para pedagang kecil yang terus mendapatkan perlakuan semena - mena oleh oknum POLPP dalam kegiatan penertiban.

Dalam kesempatan ini, ketua umum Aliansi Madura Indonesia Baihaki Akbar mengatakan, bahwa "Hal seperti ini tidak bisa kita biarkan pelaku harus bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan terhadap para pedagang, kita akan membantu para pedagang terutama korban pemukulan oleh POLPP untuk ditindak lanjuti", ujarnya.

Sementara itu Aliansi Madura Indonesia menurunkan pengacara untuk melaporkan tindakan oknum POL - PP tersebut ke Polsek Gubeng.

"Bahkan saat penertiban berlangsung terjadi kejar kejaran antara petugas POL - PP dengan salah seorang pedagang As'yari dan bahkan sempat terjadi pemukulan hingga membuat leher sebelah kiri pedagang tersebut tergores", jelasnya.

"Saya sangat mengecam dan mengutuk dengan keras atas apa yang dilakukan oleh oknum POLPP terhadap para pedagang, dan kami minta untuk bapak Erry Cahyadi untuk turun langsung kelapangan karena hanya berselang beberapa minggu terjadi lagi tindakan penganiayaan terhadap para pedagang", imbuhnya.

kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas, dan kami akan melakukan agenda pertemuan secepatnya untuk melakukan persiapan aksi turun ke jalan, apabila permasalahan ini tidak sesuai dengan koridornya.

"maka kami tidak akan tanggung - tanggung bersama seluruh ormas madura akan meminta pertanggung jawaban Walikota Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya untuk melakukan evaluasi besar - besaran bukan hanya di Kasatpol PP saja tapi seluruh jajaran dibawahnya untuk dilakukan penyegaran", pungkasnya.

Penulis : Susy

Berita Terbaru