Beritainvestigasinews.id, Kayong Utara, Kalbar, - Yang mulai Raja Simpang Gusti Muhammad Humka Bersama Kaum kerabat kerajaan simpang mendatangi kantor DPRD Kayong Utara guna untuk mempertanyakan terkait pembangunan keraton atau Istana kerajaan simpang yang pernah di janjikan mantan bupati Kayong Utara citra duani di dalam kempanye nya 2018 yang mula berawal di rumah kediaman Amru sekertaris yayasan Sultan Muhammad Jamaluddin tepat nya di desa Melano kecamatan Simpang hilir kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat.
Sampai berakhir masa jabatan Bupati Citra Effendi jangan kan fisik secara keseluruhan tongkat sebatang pun belum ada,jelas Yang mulia raja.Rabu,11/10/2023
"Amru menambahkan jika permasalahan ini soal ketidak sediaan lokasi pembangunan keraton,saya juga siapkan lahan milik pribadi untuk pembangunan keraton,dengan tetapi kerajaan simpang melalui yayasan Sultan Muhammad Jamaluddin juga memiliki lahan yaitu di alun alun atau yang sekerang lapangan voli pasar Melano,itu juga bukan semerta Merta keinginan kami bupati citra duani juga ingin nya di alun alun untuk pembangunan keraton,ungkap Amru
"Berjalan nya waktu akhir nya di temukan sebuah kendala sulit nya sebuah pembangunan keraton,yang selalu terbentur dengan aturan yang di keluarkan provinsi dan kementerian,harus melalui hibah ,baru Pemda melakukan peninjauan kembali serta menawarkan tiga opsi ,bisa hibah uang hibah barang ataupun hibah aset, berdasarkan aturan yang ada ,dengan tetapi ini juga tidak terlepas dari kebijakan atau sebuah keputusan dari pimpinan tertinggi di daerah itu sendiri yaitu bupati,ungkap bagian aset Bu ASNAH.
Untuk dari dinas pendidikan melalui Kabid kebudayaan Kayong Utara, anggaran Lima ratus juta ini sampai detik ini juga masih ada siap untuk di gunakan jika semua nya sudah rampung secara administrasi pemerintahan.
"Yang mulai Raja Simpang Juga menambah dan berharap agar permasalahan ini bisa kita selesaikan dengan baik berjalan sesuai rencana, Kita tidak meminta lebih cukup di bangun sebuah keraton agar tamu tamu kerajaan dari luar bisa berkunjung yang mana ada raja tentu ada keraton,Tutup Gusti M,Humka.
Penulis : Samsul A.
Editor : Redaktur