PT. IBIMA Bersama Koperasi Sari Manik Sejahtera Sosialisasi Program ISF

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Kediri Tabanan, Bali - PT. IBIMA (Industry & Business Institude of Management atau Insan Industri Manufaktur Indonesia) bersama Koperasi Sari Manik Sejahtera bersosialisasi dengan programnya yaitu Integrated Smart Farming (ISF) di Subak Gadon Kediri Tabanan, Bali. Jumat (26/05/2023) waktu setempat.

Direktur Utama PT. IBIMA Ir. I Made Dana Tangkas berkolaborasi dengan Ketua Umum Koperasi Sari Manik Sejahtera Sari Dewi, S.H., keduanya terjun lansung kelapangan menemui para petani yang tergabung pada Subak Gadon Kediri Tabanan dengan maksud dan tujuan adalah mensosialisasikan Integrated Smart Farming atau ISF untuk membangkitkan kembali sektor pertanian.

Adapun langkah-langkah yang dituju adalah memberikan solusi atau jalan keluar terkait dengan berbagai permasalahan para petani dalam kesehariannya melakukan cocok tanam. Untuk itu PT. IBIMA bersama Koperasi Sari Manik Sejahtera dalam sosialisasinya akan memberikan win win solution kepada petani tersebut diatas.

Permasalahan :

Pertama sekali yaitu masalah sulitnya mendapatkan pupuk bagi para petani. Ini adalah masalah klasik yang tidak pernah usai-usai. Permasalahan ini merupakan masalah pokok bagi petani. Sebenarnya bukan pupuknya yang sulit diperoleh, akan tetapi karena terlalu melambung tinggi harganya, sehingga daya beli menurun, maka terjadilah krisis pupuk.

Kedua yaitu karena minimnya pendampingan dan pengawasan tentang teknik-teknik bertani maka hasilnya kurang maksimal. Pendamping dan pengawas terutama dari Dinas Pertanian Kabupaten, bisa juga karena keterbatasan personal dilingkungan Instansi terkait.

Ketiga adalah kurangnya bangunan pengairan (irigasi) di tempat persawahan tersebut atau minimnya subak (tersier) di daerah tempat bercocok tanam padi khusus di Bali. Ini juga salah satu hal yang paling penting dan utama.

Keempat yaitu hasil panen sulit dipasarkan, bilapun dapat dipasarkan dengan nilai jual yang sangat rendah sekali dibawah standar harga jual gabah saat menabur benih padi. Dengan kos jual rendah maka para petani mau tak mau tetap menjualnya karena harus bayar tunggakan-tunggakannya.

Dengan hadirnya sosialisasi Integrated Smart Farming atau sering disebutkan dengan ISF ditengah-tengah para petani khususnya Subak Gadon. Program ISF ini akan membawa semangat baru terbarukan bagi petani dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh petani diantaranya adalah persoalan, pelatihan, pendampingan, dan pengawasan secara digital serta hasil produksi atau hasil panennya juga akan dipasarkan atau lansung dibeli oleh PT. IBIMA dengan harga yang sesuai dan wajar.

Dengan demikian akan mempermudahkan petani untuk menggarap lahannya dan segala kebutuhan yang diperlukan sudah bisa diperoleh dari pendamping dan pengawas, dalam hal ini adalah PT. IBIMA dan Koperasi Sari Manik Sejahtera.

Program Integrated Smart Farming untuk mensejahterakan tarap hidup masyarakat khususnya kaum petani diseluruh Kabupaten/Kota Provinsi Bali.

Salah satu warga disaat sesi tanya jawab yaitu Pekaseh Gadon II dan Gadon III mengungkapkan bahwa kalau Standard Operational Procedur (SOP) nya sudah berjalan dengan bagus dan baik semua, akan tetapi bagaimana kalau airnya gak ada, apakah itu semua bisa berjalan ?

"Kendala kami di Gadon II dan Gadon III adalah pengairan saluran airnya tidak mengalir semestinya, dikarenakan oleh banyaknya tertimbun batu paras disetiap saluran air. Yang seharusnya debit air 90 jadi berkurang. Ini juga jadi masalah bagi kami," ungkap Pekaseh I Gede Budiarta.

PT. IBIMA dan Koperasi Sari Manik Sejahtera akan berupaya bagaimana kendala tersebut akan bisa disikapi dengan baik, terselesaikan. Mengingat air adalah kebutuhan paling pokok pada persawahan, ini akan kami pertanyakan kepada pihak instansi terkait, bagaimana tindak lanjutnya kedepan dan didapatkan jalan keluarnya serta harus diselesaikan dengan baik sesuai dengan peruntukannya, tutup Ir. I Made Dana Tangkas dan Sari Dewi, S.H.

(JesPutra)

Berita Terbaru