Beritainvestigasinews.id, Denpasar, Bali - Beritainvestigasinews.id, Hadir beberapa stakeholder sekaligus melakukan MOU untuk membangun ekosistem yang terintegrasi agar kedepannya pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan di Bali.
Disampaikan oleh Ir. Made Dana Tangkas saat memberikan penyuluhan di Bali pada Sabtu (14/05/2023) waktu setempat.
Kegiatan ISF yang dihadiri oleh Kadin Bali Komang Gede Subudi, S.H., APINDO Bali Drs Wayan Wijaya, PHRI diwakili A. A. Wedah, ketua Aprindo Bali Anak Agung Agra Putra, Perpadi A. A. Suka wetan, Subak Wayan kantor, Koperasi SMS (Sari Manik Sejahtera), yang di Ketuai oleh Sari Dewi, S.H., dan Bank BRI, BPD, BPR Kanti, Juga dari berbagai Bank yang lain nya.

Ada beberapa program sangat disetujui seperti yang disampaikan Ir. I made Dana Tangkas, M.Si., IPU., AER., di Bali Diklat Industri Denpasar. Sabtu (13/05/2023) waktu setempat.
“Program untuk membangun ekosistem yang terintegrasi dan penandatanganan MOU dengan ABGCFM (Akademisi, Bisnis/Industri, Government, Community/Asosiasi, Financial Institution dan Market/Offtaker)”, kata Made.
Dalam acara tersebut berbagai Instansi yang sudah hadir sangat mendukung adanya kegiatan Integrated Smart Farming (ISF) di Bali.
Untuk diketahui program tersebut yang di awali di kabupaten Tabanan Bali membangun ekosistem yang terintegrasi dan penandatanganan MOU dengan ABGCFM (Akademisi, Bisnis/Industri, Government, Community/Asosiasi, Financial Institution dan Market/Offtaker)”
Projek Direktur ISF Bali Ir. Putu Arya Sedhana dengan wakilnya Ir I Wayan Pasek Arimbawa, MP. Program tersebut yang di awali di Kabupaten Tabanan Bali.
IBIMA (Insan Industri Manufaktur Indonesia, Industry & Business Institute of Management), Sabtu (13/5/2023) waktu setempat.
“IBIMA dengan sistem I pangan dalam menerapkan teknologi yang modern dari hulu sampai ke hilir secara digital,” tutupnya.
(Jesputra)
Editor : Redaksi