Tindakanjuti Laporan 110 Call Center tentang Perbuatan tidak Menyenangkan

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Denpasar - Terkait adanya laporan masyarakat melalui call center 110 tentang perbuatan tidak menyenangkan dan dilakukan oleh seseorang yang diketahui bernama Fitrah datang ke Mess Kementerian Keuangan Perum Graha Kencana Jl. Imam Bonjol Denpasar, Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 22.45 Wita.

Orang tersebut ngotot ingin mencari Wawan, Ardi dan Heri namun ketiga orang yang dicari tersebut tidak dikenal oleh seluruh penghuni Mess. Karena kelakuan orang tersebut sehingga membuat penghuni Mess merasa tidak nyaman.

Oleh karena itu, kemudian salah seorang penghuni Mess yang bernama Ardi (bukan orang yang dicari oleh Fitrah) akhirnya menelepon ke Call Center 110 untuk meminta bantuan Polisi.

Menindaklanjuti laporan tersebut Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Zulianto, Perwira Pengendali (Padal) Aiptu Nyoman Adi Purnama bersama anggota Quick Respon Samapta Polsek Denpasar Barat mendatangi Mess Kementerian Keuangan sesuai alamat dimaksud untuk mengecek dan memastikan kebenaran laporan tersebut, namun sesampainya dilokasi orang yang bernama Fitrah sudah tidak ada ditempat.

Pawas dan Padal kemudian meminta keterangan pelapor Ardi untuk mengetahui kronologis kejadian yang sebenarnya. Dari informasi yang didapat bahwa Fitrah ini adalah merupakan anak dari seorang pegawai Kantor Kementrian Keuangan Wilayah Bali yang berkantor di Renon Denpasar Timur.

"Fitrah yang pernah saya lihat adalah salah satu anak dari pensiunan pegawai Kementerian Keuangan yaitu Mahfud, dahulu ia pernah sesekali menengok bapaknya saat masih tinggal di Mess sini", kata Ardi.

Ditambahkannya bahwa, "ini kedatangan yang kedua kali untuk mencari orang yang bernama Wawan, Ardi dan Heri yang mana ketiga orang tersebut tidak saya kenal akan tetapi dia langsung menuju salah satu kamar yang ditempati oleh pegawai teman kami yang bernama Teguh, karena itu kamar Teguh, maka saya katakan kepada orang itu tidak ada orang yang bernama Wawan, Ardi serta Heri yang tinggal di kamar tersebut", ucapnya.

Untuk mencegah terulangnya kembali kejadian serupa Pawas kemudian memberikan nomor telepon Bhabinkamtibmas Desa Pemecutan Kelod kepada saudara Teguh agar sewaktu waktu bisa langsung menghubunginya. Tidak hanya itu, Pawas juga mensosialisasikan kepada penghuni Mess untuk mendownload aplikasi Polisi Banjar Hebat yang bisa didownload melalui AppStore pada handphone berbasis Android.

Saat dihubungi awak media Beritainvestigasinews.id ditempat terpisah Kapolsek Denpasar Barat Komisaris Polisi I Gusti Agung Made Ari Herawan, S.IK., membenarkan apa yang telah dilakukan oleh anggotanya seraya mengatakan, "Setiap laporan masyarakat terkait gangguan kamtibmas yang ditujukan kepada Polsek Denpasar Barat pastikan segera kami tindaklanjuti, personil kami telah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan polisi," tuturnya.

Berbagai upaya telah dilakukan Kepolisian untuk menjaga keamanan di wilayah Denpasar, agar setiap aktifitas masyarakat sehari hari berjalan dengan baik dan kondusif serta dinikmati oleh segala lapisan, pungkas lulusan Akpol 2009A ini.

(JULIESPASH)

Berita Terbaru