Beritainvestigasinews.id, Badung - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA (LPP) Kerobokan menerima kedatangan Minggu Kasih Kepolisian Daerah (Polda) Bali, dalam rangka mendengarkan keluhan warga binaan yang masih menjalani sisa pidananya di dalam Lapas, Minggu (3/12/2023).
Kedatangan Minggu Kasih Polda Bali ini disambut baik oleh Kepala LPP didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Devi Ujiantari, Kepala Seksi Minkamtib, dan Kepala Seksi Giatja.
Dalam sambutannya, Kepala LPP Kerobokan menyampaikan, "Kami sangat berterima kasih atas perhatiannya terhadap warga binaan kami, yang saat ini ikut serta sebanyak 216 orang peserta dalam program Minggu Kasih yang dilaksanakan Polda Bali. Apresiasi kami buat Polri, khususnya Polda Bali," sambut Ni Luh Putu Andiyani.

Sementara itu, Ketua rombongan dari Polda Bali dipimpin oleh AKBP I Nyoman Subudi, S.H., M.H., selaku Kasubdit I Ditreskrim mewakili Dirreskrim menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami dalam program Minggu Kasih ini adalah untuk menyerap, mendengarkan aspirasi, keluhan, laporan, juga gangguan kamtibmas, dan lainnya dari warga binaan LPP Kerobokan, guna mewujudkan visi dan misi transformasi Polri menuju Polri yang Presisi.
"Setiap masukan dari para peserta terkait kesehatan dan penyediaan tenaga medis yang dikeluhkan tadi akan kami koordinasikan kepada pihak Lapas, sehingga setiap kendala yang terjadi dapat diberikan solusi yang baik kedepannya," ucap AKBP Subudi.
Warga binaan LPP Kerobokan antusias atas kedatangan tim Minggu Kasih Polda Bali. Dengan adanya Minggu Kasih ini kami bisa keluarkan segala unek unek yang selama ini terpendam di dalam hati. Pun, hari ini kami semua sangatlah merasa lega dan telah bisa melepaskan apa yang tersimpan di benak kami. Terima kasih kepada bapak ibu jajaran Polda Bali yang telah pedulikan kami di sini, ungkap salah satu warga binaan.
Semuanya sumbringah dengan senyum yang lebar, bak plong dirasakannya. Inilah serba serbi dan hiruk pikuknya warga penghuni Lapas, tak seperti orang luar duga dan sangka. Banyak kegiatan positif yang merupakan pengembangan kepribadian setiap warga binaan diberikan pelatihan pelatihan melalui bengkel kerja oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan.
"Marilah kepada seluruh stakeholder terkait dan segala lapisan masyarakat untuk dapat mengawal setiap pelayanan yang ada di Lapas," tutup Andiyani jebolan Poltekip angkatan 32 ini.
(JULIESPASH)
Editor : Redaksi