Beritainvestigasinews.id, Sidoarjo, - Kegiatan rutin yang selalu dilakukan oleh Polresta Sidoarjo yaitu Minggu Kasih yang bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dalam beribadah serta guna menyerap aspirasi dengan umat Kristen, Polresta Sidoarjo melaksanakan program pimpinan Polri bertema Minggu Kasih di gereja maupun rumah ibadah.
Dalam giat Minggu Kasih kali ini berlangsung di Rumah Ibadah Sukodono, Minggu (7/1/2024). Yang dihadiri Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Pejabat utama Polresta Sidoarjo, Kasihumas Polresta Sidoarjo, Kapolsek Sukodono AKP Supriatna dan Forkopimka Sukodono.
Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Dua Arena Sabung Ayam di Lokasi Berbeda
Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana menjelaskan kegiatan Minggu Kasih seperti halnya forum Jumat Curhat. Masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya kepada Polri bahkan Forkopimka setempat, terutama terkait kamtibmas,dan permasalahan yang ada di masyarakat agar sekiranya bisa dicarikan solusi penyelesaian bersama.

Baca Juga: Respon Cepat 110 Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Ploso Krembung
“Program Minggu Kasih merupakan bentuk interaksi secara langsung Polisi dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta pengaduan masyarakat terkait dengan pelayanan kepolisian di wilayahnya,” katanya.
Wakapolresta Sidoarjo juga mengajak warga turut mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, secara aman, damai dan menguatkan kerukunan tanpa menjadikan perbedaan pendapat sebagai perpecahan dengan sesama. Siapapun yang terpilih nantinya itulah pimpinan yang terbaik yang akan membawa negara Indonesia menjadi lebih maju lagi.
Pada kesempatan Minggu Kasih, Polresta Sidoarjo juga menghadirkan layanan-layanan kepolisian di gereja. Seperti bakti kesehatan,yaitu pengobatan gratis,layanan kepada manula,bayi dan balita,pemberian obat-obatan gratis dan bakti sosial dengan pemberian sembako dan snack bagi masyarakat secara gratis.”pungkasnya.
Baca Juga: Sinergi Polisi-Masyarakat Mengubah Wajah Sidoarjo: Kriminalitas Jatuh Tajam 32 Persen Tahun 2025
(Susy)
Editor : Redaktur