Beritainvestigasinews.id, MANGUPURA, BALI, - Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Kepolisian Resor Badung dan Polsek jajaran gencar melaksanakan razia penduduk pendatang (Duktang) atau penduduk non permanen. Kegiatan ini dalam rangka operasi Cipkon Agung 2024 dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman. Kegiatan di Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Jumat (15/3/2024) sore hingga malam dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Badung AKP I Made Sutamia, SH.
Kasi Humas Polres Badung I Ketut Sudana, SH, yang meliput kegiatan tersebut menyebutkan inspeksi mendadak penduduk pendatang (Sidak Duktang) di seluruh wilayah Polres Badung merupakan langkah preemtif dan preventif yang dilakukan Polres Badung dan Polsek jajaran untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Baca Juga: Sambangi Lokasi Obyek Wisata, Ini Yang DIlakukan Unit Raimas Polres Badung
"Tujuan dari operasi Yustisi ini untuk memelihara dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) diwilayah Polres Badung, agar tetap kondusif," katanya seijin Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono, SIK.
[caption id="attachment_38088" align="aligncenter" width="1600"]
||FOTO: Kasat Polairud Polres Badung AKP I Made Sutamia, SH, (pakai baret), dalam patroli dan razia tersebut sasar pekerja di bedeng bedeng.[/caption]
Ia menambahkan kegiatan Sidak terhadap penduduk pendatang dalam rangka Ops Cipkon Agung tahun 2024 menjelang hari raya Idul Fitri 1445H tahun 2024.
Baca Juga: Sat Samapta Tingkatkan Blue Light Patrol Sambangi Jalur Selatan
Adapun yang menjadi sasaran operasi Cipkon Agung 2024 adalah barang-barang yang berbahaya seperti Sajam, Narkoba, Handak, Miras serta pendataan terhadap penduduk pendatang yang tidak melengkapi identitas diri.
"Selain melakukan pendataan, pemeriksaan identitas kepada warga masyarakat pendatang kita juga melakukan pemeriksaan dan pengawasan terkait minuman keras, narkoba dan barang-barang berbahaya lainnya," jelasnya.
Baca Juga: Minggu Kasih di Rest Area, Polres Badung: "Dekankan Diri dengan Masyarakat"
"Dari 18 karyawan buruh yang di periksa di 4 lokasi Bedeng di wilayah Buduk tidak ada ditemukan barang-barang mencurigai dan tidak ada karyawan buruh tersebut tanpa identitas," pungkasnya, Sabtu (16/3/2024).
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali