Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, - Komitmen untuk mewujudkan dan memelihara budaya hidup bersih dan sehat sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke 60, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan melakukan penyuluhan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga binaan, Rabu (17/4/2024).
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Badung, bertempat di Wisma Yudistira Lapas Kerobokan.
Baca Juga: Sidang TPP Lapas Kerobokan, Upaya Persiapkan Napi Kembali ke Masyarakat
Penyuluhan PHBS dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kerobokan, didampingi Pejabat Struktural beserta Dokter Lapas, Perawat dan Staf.
[caption id="attachment_41830" align="aligncenter" width="720"]
||FOTO: Sebelum penyuluhan dilaksanakan, Kalapas Kerobokan RM. Kristyo Nugroho, berikan penjelasan kepada warga binaan, bahwa betapa pentingnya hidup sehat dan bersih di dalam Wisma dan kamar hunian.[/caption]
[caption id="attachment_41831" align="aligncenter" width="720"]
||FOTO: Penyuluhan dibuka dan diawali oleh dokter Lapas Kerobokan, dr. AA. Harapan, kemudian dilanjutkan oleh ahli madya peyuluh kesehatan masyarakat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, I Made Surata.[/caption]
Perilaku hidup bersih dan sehat bertujuan memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan maupun kelompok dengan membuka jalur komunikasi, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku sehingga masyarakat sadar, mau dan mampu mempraktikan PBHS.
Kalapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho kembali mengajak dan mengingatkan seluruh warga binaan untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta mentaati peraturan yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan kunci agar terwujud kondisi Lapas yang aman, bersih dan sehat.
Baca Juga: Gandeng Diskes Badung, Lapas Kerobokan Gelar Skrining HIV Bagi Warga Binaan
[caption id="attachment_41832" align="aligncenter" width="720"]
||FOTO: Dihadapan ratusan warga binaan, Kalapas Kerobokan RM. Kristyo Nugroho, mengajak untuk menciptakan budaya hidup bersih dan sehat, didampingi dr. AA. Hartawan selaku dokter senior Lapas Kerobokan.[/caption]
I Made Surata, Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Madya Dinkes Badung menyampaikan, menjaga pola hidup bersih dan sehat dapat membantu mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Pola hidup bersih dan sehat harus terus dilakukan sehingga menjadi suatu kebiasaan dan membudaya.
"Jenis-jenis perilaku hidup sehat yang harus diterapkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar hidup sehat dan terhindar dari penyakit, diantaranya; mandi; mencuci rambut; membersihkan hidung; membersihkan telinga; gosok gigi; kesehatan mata; mencuci tangan dengan sabun; memotong kuku, mengenakan alas kaki; menjaga kebersihan pakaian; makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup", ucapnya.
Baca Juga: Sukses Pulihkan Ketergantungan Narkotika, Program Rehabilitasi Sosial Lapas Kerobokan Resmi Ditutup
[caption id="attachment_41833" align="aligncenter" width="720"]
||FOTO: Kerja sama antar instansi terkait, yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan, agar terbiasa dengan hidup bersih dan sehat di lingkunangan Wismanya masing-masing.[/caption]
Melalui penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat, diharapkan warga binaan dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri melalui praktik-praktik yang tepat. Sehingga diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat dan berdampak positif bagi kesejahteraan bersama.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali