Rapat Persiapan Konstruksi Bangunan Blok Hunian Lapas Kerobokan

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, - Rapat persiapan pekerjaan konstruksi bagunan blok hunian dan konsultasi digelar di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA (Lapas Kerobokan), oleh Kalapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho, di Ruang Rapat Utama Lapas Kerobokan, Sabtu (11/5/2024).

Rapat tersebut melibatkan tim penyedia PT Cahaya Legok Pratama. Rapat juga dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lapas Kerobokan, serta Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kejaksaan Negeri Badung, dan Manajemen Konstruksi (MK) PT. Intimulya Multikencana.

Baca Juga: Sidang TPP Lapas Kerobokan, Upaya Persiapkan Napi Kembali ke Masyarakat

Acara diawali dengan sambutan dari PPK Lapas Kerobokan, Ni Nyoman Ayu Laksmiyanthi yang menegaskan pentingnya kerja sama dan keterbukaan dalam menjalankan proyek pembangunan.

[caption id="attachment_44702" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Rapat tersebut dihadiri juga oleh Kejaksaan Negeri Badung, Kanwil Kemenkumham Bali, dan pihak terkait.[/caption]

Dilanjutkan dengan paparan oleh penyedia dengan menjelaskan secara rinci metode kerja yang akan digunakan dalam menyelesaikan pekerjaan pembangunan blok hunian di Lapas Kerobokan.

Kalapas Kerobokan menjelaskan, pentingnya untuk memperhatikan aspek kekuatan dari bangunan yang akan dibangun, dan juga pastikan kepatuhan terhadap aturan keselamatan kerja di dalam lingkungan Lapas.

"Kepatuhan terhadap aturan keselamatan kerja dan prosedur keamanan di dalam lingkungan Lapas sebagai area kerja khusus, untuk menjadi perhatian bersama," harap Kristyo.

Baca Juga: Gandeng Diskes Badung, Lapas Kerobokan Gelar Skrining HIV Bagi Warga Binaan

[caption id="attachment_44703" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Pemaparan Teknis pengerjaan proyek oleh Penyedia PT Cahaya Legok Pratama dan Manajemen Konstruksi (MK) PT Intimulya Multikencana. [/caption]

Lebih lanjut, Kristyo menegaskan bahwa, mengutamakan pengawasan dan pengamanan pada titik rawan dikendalikan oleh Lapas.

"Terutama pada pengawasan dan pengamanan di titik rawan dikendalikan oleh pihak Lapas, pemberian batas area proyek serta ketentuan agar pekerja harus tetap memakai rompi," tegasnya.

Baca Juga: Sukses Pulihkan Ketergantungan Narkotika, Program Rehabilitasi Sosial Lapas Kerobokan Resmi Ditutup

Rapat ditutup dengan penekanan pada pentingnya tertib administrasi, perlunya rapat mingguan, dan urgensi pengamanan proyek yang harus segera dilakukan.

Semua pihak menegaskan komitmen mereka untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, dengan memperhatikan kualitas, mutu, dan aspek administrasi sehingga bangunan yang terbangun dapat berfungsi secara optimal.

(JULIESPASH)

Berita Terbaru