Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, - Sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman petugas Pemasyarakatan dalam pengelolaan aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali menyelengarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) SDP Fitur Integrasi, Remisi dan Asesmen Narapidana Tahun 2024, di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar Timur, Selasa (11/6/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Bali didampingi para Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Bali dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) Pemasyarakatan wilayah Badung dan Denpasar. Kepala Lapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho juga turut hadir dalam Bimtek tersebut.
Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
[caption id="attachment_48430" align="aligncenter" width="720"]
●●FOTO: Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kakanwil Kemenkumham Bali Pramella Yunidar Pasaribu.[/caption]
Kakanwil Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu dalam sambutannya menjelaskan bahwa Sistem Database Pemasyarakatan merupakan sistem aplikasi yang dibangun sebagai alat bantu bagi petugas Pemasyarakatan dalam melaksanakan tugas, sehingga menjamin ketersediaan data dan informasi Pemasyarakatan terselenggara dengan cepat, akurat dan valid.
"Hal ini merupakan wujud implementasi dari Reformasi Birokrasi di unit Pemasyarakatan serta peningkatan layanan informasi Pemasyarakatan kepada publik," jelas Pramella.
Bimtek SDP Fitur Integrasi, Remisi dan Asesmen Narapidana Tahun 2024, merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas petugas Pemasyarakatan khususnya di wilayah Bali.
Bimbingan Teknis, Sistem Database Pemasyarakatan atau lazim disebut dengan SDP ini sangatlah penting dan mutlak, karena SDP bekerja secara online, jadi setiap data yang masuk dari UPT Pas Lapas/LPKA/Rutan khususnya Bali akan selalu update.
Dengan adanya Bimtek SDP ini yang diperuntukkan khusus bagi petugas Lapas/LPKA/ se Bali, kegiatan ini adalah suatu bentuk perwujudan peningkatan kualitas pelayanan publik, agar tingkat kesalahan dalam mendata dapat terminimalisir.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali