Backup Data Warga Binaan secara Offline, Lapas Kerobokan Jamin Kelancaran Layanan Kunjungan dan Penitipan Barang

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, - Di tengah kekhawatiran masyarakat terkait kebocoran data pemerintah dan kesulitan akses sistem informasi yang merebak belakangan ini di berbagai media.

Terkait dengan hal tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA/Lapas Kerobokan menunjukkan kesiapannya untuk menghadapi potensi krisis serupa dengan mempersiapkan sistem backup data yang komprehensif dan terpisah dari internet atau secara offline.

Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025

Langkah ini dinilai krusial mengingat jumlah warga binaan di Lapas Kerobokan yang mencapai lebih dari 1.000 orang. Setiap warga binaan menempati wisma dan kamar yang berbeda, sehingga ketersediaan data yang akurat sangat penting dalam proses pendaftaran pengunjung dan penitipan barang.

Untuk memastikan kelancaran layanan, melalui layanan WhatsApp Fast Response, informasi warga binaan dan kamar juga dapat diperoleh. Ini membuat akses informasi menjadi lebih mudah dan familiar bagi pengunjung untuk mendapatkan informasi yang diperlukan sebelum melakukan kunjungan, terutama mengingat adanya jadwal kunjungan yang berbeda-beda bagi setiap warga binaan.

[caption id="attachment_50568" align="aligncenter" width="720"] ●●●>FOTO: Pelayanan pendataan yang akurat dari petugas, ini adalah suatu bentuk keseriusan melayani pengunjung dan penitipan barang bagi warga binaan.[/caption]

Kepala Lapas (Kalapas) Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menjelaskan bahwa, "Dengan adanya sistem backup data dan layanan informasi yang familiar melalui aplikasi WhatsApp ini, Lapas Kerobokan berupaya meminimalisir potensi kendala yang mungkin timbul akibat gangguan pada sistem secara online," terang Kalapas, Minggu (30/6/2024).

Baca Juga: Direktur Utama PT Umar Sukses Jaya Beserta Staf Jajaran Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Menurut Kalapas, langkah tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa proses kunjungan tatap muka dan penitipan barang tetap berjalan lancar.

Kalapas menambahkan, "Pelayanan kunjungan yang optimal adalah jendela harapan bagi warga binaan. Ini bukan hanya tentang bertemu, tapi juga tentang menjaga ikatan, memberikan dukungan moral, dan membantu proses rehabilitasi," imbuh Kristyo.

Dengan sistem yang telah disiapkan dan semangat untuk terus meningkatkan pelayanan, Lapas Kelas IIA Kerobokan berharap dapat terus memfasilitasi interaksi yang bermakna antara warga binaan dan keluarga mereka.

Baca Juga: Segenap Staf Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat dan Sukses Kepada AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H. Atas Jabatan Baru Sebagai Kasat Lantas Pol

Lapas Kerobokan juga berkomitmen guna mewujudkan suatu perubahan positif bagi warga binaan dan mendukung proses rehabilitasi pemasyarakatan, serta mempersiapkannya untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik.

(JULIESPASH)

Berita Terbaru