Kebocoran Pipa PDAM di Area Proyek Terminal Induk Joyoboyo di Duga Karena Kesalahan Proyek

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Surabaya, - Terkait kebocoran pipa PDAM di area proyek Terminal Induk Joyoboyo Surabaya yang terjadi sejak 3 hari yang lalu,hingga saat ini air masih terlihat menggenang setinggi kira-kira 30 cm dan bahkan sampai meluap kejalan raya serta halaman Polsek Wonokromo. Senin (8/7/2024).

Menurut pantauan awak media di lapangan air PDAM tersebut terus saja mengalir tumpah hingga kejalan raya yang menyebabkan terjadinya kemacetan.

Baca Juga: Masih Masa Pemeliharaan, CV Prabu Alam Pastikan Perbaikan Puskesmas Karang Penang Tuntas

Saat dikonfirmasi dilapangan, petugas pelaksana proyek tidak berani memberikan keterangan dan terkesan menghindar, sementara menurut petugas drainase yang membantu mengalirkan tumpahan air ke gorong-gorong menyebutkan bahwa kebocoran ini agak sedikit sulit diatasi.

"Kebocoran ini diakibatkan oleh tiang pancang beton paku bumi proyek pembangunan bawah tanah oleh Dinas Perhubungan Joyoboyo Surabaya," terang Andik petugas Drainase.

Ditambahkan pula oleh Nanang Widyatmoko, Direktur Operasi PDAM Surabaya dalam keterangan pada berita yang beredar kemarin.

Baca Juga: Proyek Alun-Alun Sidoarjo Molor, Bupati Subandi Beri Peringatan Keras

"Sebelumnya kami sudah melakukan mitigasi termasuk rapat koordinasi dengan pihak proyek underpass Joyoboyo. Diketahui ada 2 pipa tapi tidak diketahui titik pastinya karena pipa ini dipasang pada tahun 1903 tanpa ada catatan koordinatnya," urai Nanang.

Dampak dari kebocoran pipa PDAM ini menurut warga sekitar yang menggunakan air PDAM, air mengecil bahkan mati tidak mengalir sama sekali.

"Saya kesulitan untuk mandi, mencuci dan memasak yang biasanya air PDAM lancar sekarang tidak mengalir dan hanya malam hari mengalirnya itupun sedikit sekali," ujar ibu Suyanti penjual rujak disekitaran pintu selatan kebon binatang Surabaya.

Baca Juga: Diduga Halangi Wartawan, Bupati Buol Di Minta Copot Plt Dirut PDAM Motanang

Sementara itu, di tempat terpisah Humas PDAM Charis saat dimintai konfirmasi via WhatsApp dengan nomor 0856xxxx8000 sampai berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.(Bersambung)

Susy

Berita Terbaru