Kerusakan Jalan Makin Parah, YSK Jadi Sasaran Tudingan Politik – ARMAK: Itu Warisan Rezim Sebelumnya!

avatar Kaperwil Sulut Romeo
Ketua Aliansi Rakyat Menggugat Anti Korupsi (ARMAK) Sulut, Calvin Castro
Ketua Aliansi Rakyat Menggugat Anti Korupsi (ARMAK) Sulut, Calvin Castro

Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Masyarakat Sulawesi Utara, khususnya pengguna jalan di Kota Manado, mulai mengeluhkan kondisi kerusakan sejumlah ruas jalan utama yang semakin memprihatinkan. Ruas jalan seperti di A. Yani Kecamatan Sario, Jalan Toar, dan beberapa titik lainnya tampak berlubang dan rusak parah, memicu keresahan publik.

Situasi ini tak pelak menyeret nama Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi kambing hitam oleh sejumlah lawan politik maupun kelompok-kelompok yang didukung oleh oknum - oknum yang tidak mendukung kepemerintahan YSK, Mereka menuding lemahnya kinerja pemerintahan YSK dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan.

Baca Juga: Usai Temuan BPK dan Sorotan Dana BOSP, Kini Dugaan Pungutan PKL di SMKN 6 Manado Jadi Perhatian Publik

Namun demikian, pengamat dan aktivis sosial politik Sulut menilai tudingan tersebut tidak berdasar. Ketua Aliansi Rakyat Menggugat Anti Korupsi (ARMAK) Sulut, Calvin Castro, menegaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi saat ini merupakan "warisan" dari rezim pemerintahan sebelumnya, yaitu ODSK, AARS, dan pemerintahan lokal lainnya.

“Pak Gubernur YSK baru saja memulai pemerintahan ini, dan itu pun dalam kondisi keuangan yang sangat ketat akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Jadi tidak tepat jika semua kerusakan ini dibebankan kepada beliau,” ujar Castro.

Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo

Menurutnya, pada masa pemerintahan sebelumnya, anggaran tahun 2024 lebih banyak diarahkan untuk kepentingan politik dan pemilu kepala daerah (Pilkada), ketimbang fokus pada perbaikan infrastruktur publik. Akibatnya, proyek-proyek pembangunan, termasuk jalan, menjadi terabaikan dan kini menjadi beban bagi pemerintahan baru.

Castro juga menyebut bahwa Gubernur YSK dalam berbagai kesempatan telah menyerukan rekonsiliasi politik pasca-Pilkada dan mengajak semua pihak untuk bersatu membangun Sulut tanpa membedakan warna politik.

Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?

“YSK justru fokus pada penguatan sektor ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi anggaran saat ini. Jangan ada lagi pihak-pihak yang belum move on dan terus menyerang tanpa dasar,” tegas Castro.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua ruas jalan adalah tanggung jawab Pemprov Sulut.

Berita Terbaru