Beritainvestigasinews.id. Manado,-Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado, Vence Timbul, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Hafifah Bachmid, warga yang terlibat dalam insiden cekcok dan dorong-mendorong saat pengamanan pelantikan ratusan Ketua Lingkungan (Ketling) se-Kota Manado.
Permintaan maaf itu disampaikan pada Kamis (31/7/2025) di ruang kerja Kasatpol PP Manado, disaksikan langsung oleh Kepala Satpol PP Michael Tandirerung dan Sekretaris Satpol PP Christian Salindeho.
Baca Juga: Keluhan Warga Langsung Ditindaklanjuti, PDAM Manado Buktikan Komitmen Pelayanan Prima
“Saya minta maaf dan berkomitmen untuk lebih profesional dalam menjalankan tugas. Jika ada hal-hal yang keliru dalam tindakan saya, saya mohon maaf,” ujar Vence dengan nada tulus.
Rekaman video yang memperlihatkan insiden tersebut sempat viral di media sosial dan menuai kecaman dari publik. Banyak pihak menilai tindakan Vence tidak mencerminkan sikap seorang aparat penegak ketertiban yang seharusnya mengedepankan etika dan kesabaran dalam bertugas.
Kepala Satpol PP Kota Manado, Michael Tandirerung, menegaskan bahwa institusinya menanggapi serius kejadian tersebut. Ia menegaskan, meski permintaan maaf telah disampaikan, proses pembinaan dan evaluasi terhadap yang bersangkutan tetap dilakukan.
Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?
“Kami menindaklanjuti kejadian ini secara internal. Permintaan maaf adalah langkah awal, namun pembinaan dan evaluasi tetap akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Hafifah Bachmid menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada. Namun ia berharap agar insiden seperti ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh personel Satpol PP maupun aparatur lainnya.
Baca Juga: Manajemen itCenter Manado Klarifikasi Tuduhan Limbah, Pastikan Tidak Langgar Standar Lingkungan
“Saya menghargai itikad baik ini. Namun saya berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi, baik kepada saya maupun kepada warga lain. Aparat harus mengedepankan etika, kesabaran, dan profesionalisme,” ujar Hafifah.
Meski sempat memicu ketegangan di tengah masyarakat, situasi pasca kejadian kini telah kondusif. Pemerintah Kota Manado pun diminta untuk memperkuat pembinaan terhadap aparat di lapangan demi menjaga citra pelayanan publik yang humanis dan profesional.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo