Bank Sulutgo Pertahankan Peringkat Stabil dari Fitch Ratings, Bukti Fundamental Bisnis yang Sehat

avatar Kaperwil Sulut Romeo

Beritainvestigasinews.id. Sulut,- PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank Sulutgo) kembali menunjukkan komitmen dan kinerja positif di tengah dinamika ekonomi. Hal ini tercermin dari capaian peringkat stabil yang diberikan oleh lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, berdasarkan surat resmi No.: 149/DIR/RATLTR/VIII/2025 yang diterima pada 20 Agustus 2025.

Dalam penilaian tersebut, Bank Sulutgo berhasil mempertahankan beberapa peringkat penting, yakni:

Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo

Peringkat Nasional Jangka Panjang di level ‘A(idn)’ dengan Outlook Stabil.

Peringkat Nasional Jangka Pendek di level ‘F1+(idn)’.

Peringkat Nasional Jangka Panjang Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 di level ‘A(idn)’.

Baca Juga: Revino Pepah Bersyukur di Usia 61 Tahun, Tegaskan BSG Harus Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat

Peringkat ‘A(idn)’ mencerminkan risiko gagal bayar yang rendah serta kapasitas kuat Bank Sulutgo dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang. Sementara itu, peringkat ‘F1+(idn)’ menegaskan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.

Direktur Utama Bank Sulutgo, Revino M Pepah, menyambut baik capaian tersebut.

Baca Juga: Hari Perdana Vicky Lumentut sebagai Komisaris Utama, BSG Didorong Makin Sehat, Kuat, dan Visioner

“Kami berterima kasih kepada Fitch atas penilaian ini. Capaian ini menjadi bukti bahwa strategi yang kami terapkan berjalan dengan baik, didukung tata kelola perusahaan yang kuat serta pengelolaan risiko yang hati-hati,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Bank Sulutgo, Jumat (22/8/2025).

Lebih lanjut, Revino menegaskan bahwa peringkat ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor, nasabah, serta seluruh pemangku kepentingan. Bank Sulutgo juga berkomitmen terus meningkatkan kinerja, menghadirkan layanan terbaik, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan ekonomi di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Berita Terbaru