Arther Lembong Kembali Pimpin Waraney Kota Manado, Musda Jadi Momentum Pelestarian Adat dan Persatuan

avatar Kaperwil Sulut Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Suasana penuh semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur adat Minahasa mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Waraney Kota Manado yang digelar pada Sabtu (26/10/2025) di Sekretariat Waraney Kota Manado, Jalan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang.

‎Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari pengurus besar, dewan pimpinan kabupaten, serta perwakilan pengurus kecamatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan.

Baca Juga: Usai Temuan BPK dan Sorotan Dana BOSP, Kini Dugaan Pungutan PKL di SMKN 6 Manado Jadi Perhatian Publik

‎Musda dipimpin langsung oleh Arther Lembong, selaku Ketua Waraney TTL Kota Manado, sementara sambutan pembuka disampaikan oleh Panglima Waraney Kota Manado, Alfian Kisroh. Hadir pula Panglima Besar Waraney Sulawesi Utara, Michael Walean, yang memberikan apresiasi atas semangat konsolidasi dan kekompakan jajaran Waraney Kota Manado.

‎Agenda utama Musda kali ini adalah pemilihan Ketua Waraney Kota Manado periode 2025–2030. Dalam proses yang berlangsung demokratis dan penuh musyawarah mufakat, seluruh peserta sepakat untuk kembali memberikan kepercayaan kepada Arther Lembong sebagai Ketua Waraney Kota Manado.

Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo

‎Dalam sambutannya, Arther Lembong menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

‎“Waraney adalah simbol keberanian, persaudaraan, dan pelestarian adat Minahasa. Melalui Musda ini, kita memperkuat komitmen untuk menjaga nilai-nilai budaya dan mempererat persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?

‎Musda ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat eksistensi organisasi Waraney sebagai penjaga nilai-nilai adat dan budaya lokal di era modern. Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta bertekad menjadikan Waraney sebagai wadah pelestarian budaya, pembinaan generasi muda, serta perekat solidaritas masyarakat Minahasa di Kota Manado.

‎Acara ditutup dengan doa dan foto bersama, menandai awal babak baru kepemimpinan Arther Lembong dalam lima tahun mendatang.

Berita Terbaru