Beritainvestigasinews.id, Kayong Utara Jum'at (12/12/2025) Viral Unggahan Conten Creator Juminggu yang akrab di panggil Bang Ijul Kini menjadi viral dan mendekati Jutaan Tayang.
video yang di unggah pada kami 11 Desember 2025 kini menjadi sorotan tajam publik netizen serta para kalangan aktivis aktivis lingkungan dan tokoh masyarakat.
Dalam Unggahan Berdurasi 22 detik 178 komentar 227 di bagiakan yang tonton mendeketi 1jt tayang.
dengan narasi nasari teriak gubernur Kalimantan Barat norsan , Singkat nya pak norsan kami minta jalan berlobang di timbun di aspal, bukan yang sudah ada aspal nya, masih utuh juga kembali di aspal.
Berselang beberapa jam
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat Iskandar Zulkarnaen, S.T., M.T. membantah serta memberikan klarifikasi, Sebelum di timpa aspal tim kita sudah melakukan surve bahwa jalan lama yang terlihat masih utuh ternyata mengalami keretakan, lalu kami lakukan Hiplayer timpa aspal atau hotmix itu juga masuk dalam kontrak bukan nya di luar kontrak, selanjutnya akan kita kucurkan dana pemeliharaan rutin.
Untuk di titik lokasi yang masih ada lobang dalam, seperti depan polres kayong utara gunung lalang dan ada beberapa titik lain nya tahun ini kita kerjakan. Imbuh Iskandar Zulkarnaen.
"Lebih Lanjut Aktivis dan pemerhati kebijakan publik, Abdul Khaliq, mengecam keras pola kerja pihak pelaksana proyek peningkatan jalan Provinsi pada ruas Sukadana–Melano dan Melano–Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara provinsi Kalimantan Barat. Ia menilai pelaksanaan proyek tersebut tidak hanya tidak tepat sasaran, tetapi juga sarat kejanggalan yang merugikan masyarakat.
Khaliq menyebut bahwa pihak pelaksana justru memilih titik-titik pekerjaan yang masih bagus dan relatif mudah dikerjakan, sementara titik-titik dengan kerusakan berat dan membahayakan pengguna jalan dibiarkan begitu saja.
“Ini konyol. Kerusakan parah dibiarkan, tapi pelaksana malah sibuk mencari titik yang nyaman dan aman untuk mereka. Kalau seperti ini, berarti pekerjaan dilakukan bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, tapi berdasarkan kenyamanan pelaksana,” tegas Khaliq (12/12/2025) Juminggu
Editor : Nugik Ramadhan