Beritainvestigasinews.id || Sampang - Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, memberikan atensi khusus terhadap pola aktivitas siswa mengisi waktu libur semester. Langkah ini dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi intensif guna memastikan para pelajar tetap melakukan kegiatan positif di bawah pengawasan ketat orang tua masing-masing.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Mas’udi saat ditemui di ruang kerjanya di Sampang, Madura, pada Selasa (23/12/2025).
Baca Juga: Usung Jargon ‘Berani Jujur Itu Hebat’, SMAN 1 Sampang Gelar PSAT TA 2025/2026 Berbasis Integritas
Mas’udi Hadiwijaya,
menegaskan bahwa momen libur sekolah merupakan waktu yang rentan bagi anak-anak untuk terjerumus dalam kebiasaan buruk jika tidak diarahkan dengan baik oleh lingkungan keluarga.
"Fokus utama dari imbauan ini adalah kekhawatiran terhadap penggunaan gadget yang berlebihan oleh siswa selama berada di rumah."tegasnya.
Menurut Mas’udi, gadget ibarat pisau bermata dua yang bisa memberikan manfaat wawasan luas namun juga menyimpan risiko besar jika penggunaannya tidak dibatasi secara bijak.
Mas'udi, menjelaskan bahwa pengawasan orang tua menjadi faktor penentu dalam membentengi anak dari potensi bahaya digital.
"Ketika aktivitas di sekolah berhenti sementara, porsi tanggung jawab orang tua dalam menjaga stabilitas mental dan fisik anak dari pengaruh teknologi justru menjadi jauh lebih besar dari biasanya."jelasnya
Baca Juga: Buka O2SN SD, Disdik Sampang Targetkan Cetak Calon Pemimpin Berkarakter Tangguh
Lebih lanjut, Mas’udi memaparkan risiko nyata yang menghantui jika anak dibiarkan bebas tanpa kendali, mulai dari masalah kesehatan fisik hingga psikologis. Paparan hoaks, konten negatif, hingga kecanduan permainan daring yang tidak sesuai usia menjadi ancaman serius yang dapat merusak pola tidur dan kesehatan mata anak.
Efek jangka panjang yang dikhawatirkan bukan sekadar fisik, melainkan juga gangguan mental akibat terpapar konten yang tidak mendidik. Oleh karena itu, orang tua diharapkan memiliki pemahaman yang kuat sejak dini untuk mencegah dampak negatif tersebut sebelum menjadi masalah yang sulit diatasi nantinya.
Sebagai langkah konkret, Cabang Dinas Pendidikan wilayah Sampang telah menyiapkan program sosialisasi yang disisipkan pada momentum pengambilan rapor akhir semester. Edukasi ini dilakukan secara berkelanjutan melalui sekolah-sekolah agar pesan mengenai pentingnya literasi digital tersampaikan dengan efektif kepada para wali murid.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Sampang Gelar O2SN 2026, Jaring Atlet Muda Berkarakter di GOR Trunojoyo Sampang
Melalui upaya ini, pihak dinas berharap para orang tua lebih siap dalam membimbing anak-anak mengisi waktu libur dengan belajar dan kegiatan produktif.
Dengan demikian, saat masa sekolah kembali dimulai, para siswa dalam kondisi fisik dan mental yang prima serta siap untuk kembali menempuh pendidikan di kelas."pungkasnya.
Editor : Taufik