Beritainvestigasinews.id || Sampang - Kabar duka menyelimuti warga pesisir Kabupaten Sampang pada awal pekan ini. Seorang nelayan lanjut usia dilaporkan meninggal dunia saat sedang menjalankan profesinya mencari ikan di perairan laut Camplong. Peristiwa ini mengejutkan rekan-rekan kerjanya yang saat itu tengah bersama-sama berjuang mencari nafkah di tengah laut.
Korban diketahui bernama Bapak Liman, seorang pria berusia 68 tahun yang beralamat di Dusun Pesisir Timur, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong. Almarhum merupakan sosok nelayan senior yang selama ini dikenal aktif melaut meski usianya sudah tidak muda lagi.
Baca Juga: BPBD Sampang Tetapkan Status Siaga 2 Akibat Banjir Kiriman di Empat Desa
Insiden ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kondisi cuaca di perairan saat itu sebenarnya dalam pantauan normal, namun situasi berubah menjadi kepanikan ketika kesehatan salah satu kru kapal menurun secara drastis di tengah aktivitas penangkapan ikan. Senin (30/12/2025)
Kalaksa BPBD, melalui Kasi kedaruratan dan logistik
Mohammad Hozin, menjelaskan Kejadian bermula saat korban berangkat melaut pukul 13.00 WIB bersama 10 orang rekan nelayan lainnya menggunakan kapal milik H. Hudi. Berdasarkan keterangan saksi, saat proses menarik jaring ikan berlangsung, penyakit sesak nafas yang memang menjadi riwayat kesehatan korban tiba-tiba kambuh.
Baca Juga: BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik Pasca Rumah Roboh di Gunung Sekar
"Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan korban segera menghentikan aktivitas dan memberikan pertolongan pertama. Korban diminta untuk duduk beristirahat di area kapal yang lebih lega untuk mendapatkan udara. Namun sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong dan ia dinyatakan menghembuskan nafas terakhirnya di atas kapal sebelum sempat mencapai daratan."jelasnya
Pasca kejadian, pemilik kapal beserta kru lainnya segera memutar haluan untuk membawa jenazah Bapak Liman kembali ke daratan. Jenazah almarhum akhirnya tiba di pesisir pantai Camplong pada Selasa sore, 30 Desember 2025, sekitar pukul 16.00 WIB untuk langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang sudah menunggu.
Baca Juga: Tragis! Remaja 15 Tahun di Sampang Tewas Tersambar Petir Saat Bersantai di Ruang Tamu
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Camplong, serta relawan Agisena BPBD Jatim langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment. Petugas melakukan pendataan saksi-saksi, termasuk pemilik kapal dan anak korban, Sayadi, guna memastikan kronologi kejadian secara akurat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau kondusif dengan cuaca berawan. Pihak BPBD telah melaporkan hasil assement kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait prosedur penanganan jenazah. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya pemantauan kondisi kesehatan bagi para pekerja di sektor kelautan.
Editor : Taufik