BeritaInvestigasiNews.id.Manado,- Penemuan mayat seorang remaja laki-laki berusia sekitar 14 tahun di Kelurahan Mahakeret Barat, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (20/1/2026) siang, menjadi tamparan keras bagi rasa aman masyarakat. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di bawah tangga akses menuju Jalan Toar, dengan luka tikaman yang mengindikasikan tindak kekerasan serius.
Awalnya, seorang warga yang melintas mengira korban hanya dalam kondisi mabuk. Namun setelah didekati, kecurigaan muncul dan warga segera memanggil masyarakat sekitar serta melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Korupsi dan Mangkir Kerja Berujung Pemecatan, Pemkot Manado Kirim Pesan Keras ke ASN
Tim identifikasi yang tiba di lokasi kemudian menemukan luka tikaman di bawah ketiak kanan serta di bagian kaki kanan korban, yang menguatkan dugaan adanya tindak pembunuhan.
Kasus ini memunculkan pertanyaan besar tentang keamanan lingkungan dan efektivitas penegakan hukum di wilayah perkotaan Manado.
Seorang anak di bawah umur meregang nyawa secara mengenaskan di ruang publik, dan hingga kini pelaku belum terungkap. Situasi ini menjadi tantangan serius bagi Polresta Manado untuk menunjukkan ketegasan, profesionalisme, dan transparansi dalam mengusut kasus tersebut.
Masyarakat Mahakeret Barat menuntut agar aparat kepolisian tidak berlama-lama dalam penyelidikan. Warga berharap pengungkapan kasus dilakukan secara cepat dan menyeluruh, tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan. Keadilan bagi korban dan rasa aman bagi warga tidak boleh menjadi sekadar janji, melainkan harus dibuktikan dengan tindakan nyata.
Baca Juga: Toko Stiven Digerebek, Kios Fifi Jadi Sorotan: Mengapa Kios Fifi Tak Tersentuh?
Publik kini menunggu langkah tegas Polresta Manado. Penanganan kasus ini akan menjadi ukuran kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum: apakah negara benar-benar hadir melindungi warganya, atau kembali abai saat nyawa rakyat kecil melayang.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo