Beritainvestigasinews.id, Jember — Undangan terbuka arena sabung ayam yang terjadi di wilayah hukum Polsek panti dan Polres Jember masih menjadi sebuah atensi permasalahan urgent.
Diduga event tersebut berkedok Ayam Kontes, salah satu lokasi nya di pasar Mencek, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawatimur. Kamis (22/01/2026).
Meskipun jelas jelas logo undangan tersebut hanya kegiatan Kontes, dan sudah mengantongi ijin bagi pengelola baik ke Pemerintah Kabupaten Jember dan Kepolisian, tidak menutup kemungkinan itu hanyalah sebuah kedok untuk melakukan praktik perjuadian sabung ayam yang dibungkus dengan undangan Ayam Kontes.
Menurut informasi warga sekitar membenarkan bahwa pada tanggal 25 Januari 2026, di Desa Kemuningsari akan di gelar Ayam Kontes. Anehnya kalau itu hanyalah kegiatan Ayam Kontes kenapa ada Kalangannya.
Kapolsek Panti begitu dikonfirmasi oleh awak media membenarkan terkait undangan tersebut yang menerangkan bahwa tanggal 25 Januari 2026 desa Kemuningsari Lor akan menggelar Ayam Kontes.bukan Sabung Ayam.
Mengingat bahwa tindak pidana segala bentuk praktik perjudian dilarang secara tegas oleh hukum, positif (KUHP) ketentuan ini tertera jelas dalam pasal 303 KUHP dan pasal 542 KUHP yang kemudian di ubah menjadi pasal 303 bis KUHP berdasarkan UU No. 7 tahun 1974. tentang penertiban perjudian.
Kapolsek Panti juga berkomitmen akan melakukan penindakan jika terjadi praktik perjudian sabung ayam di wilayah hukumnya.
"Kami akan menurunkan personel guna untuk memantau dilokasi, dan kalau memang benar ada indikasi perjudian kami mohon untuk segera melaporkan dan kami akan menangkap serta menindak tegas pelakunya," ujar Kapolsek Panti.
Hingga berita ini ditayangkan, Kami akan mengkonfirmasi Aparat Penegak Hukum Wilayah Polsek panti Polres Jember serta Polda Jawa timur.
Jika benar aparat tak berdaya menghadapi praktik perjudian terbuka, maka persoalan ini tak lagi sekadar soal sabung ayam, melainkan soal bobroknya sistem pengawasan, dan matinya fungsi penegakan hukum.
Redaksi
Editor : Nugik Ramadhan