Beritainveatigasinews.id, Nganjuk, - Seorang pemuda berusia 20 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Semantok, Kabupaten Nganjuk, Selasa (10/2/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di wilayah Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso.
Korban diketahui bernama Doni Tri Setiawan, warga Dusun Gaeng, Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Saat kejadian, korban memancing bersama dua rekannya di sekitar waduk.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Polres Nganjuk IPTU Fajar Kurniadhi, S.H., membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar telah terjadi orang meninggal dunia karena tenggelam di Waduk Semantok pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, di wilayah Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk,” kata IPTU Fajar Kurniadhi.
Ia menjelaskan, kejadian itu disaksikan langsung oleh Ahmad Guntur Yunianto dan Denanda Brigenta yang saat itu memancing bersama korban. Awalnya, mata pancing korban tersangkut tanaman air sehingga korban berusaha melepaskannya dengan masuk ke dalam waduk.
“Korban masuk ke waduk untuk melepaskan mata pancing. Namun kedalaman air sekitar lima meter dan korban tidak bisa berenang, sehingga korban tenggelam,” jelasnya.
Saksi sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena korban panik saat berada di dalam air. Setelah dievakuasi ke tepi waduk, korban dinyatakan meninggal dunia.
Perangkat Desa Sambikerep Warsito menerima laporan dari warga dan segera meneruskan informasi tersebut kepada Bhabinkamtibmas serta Polsek Rejoso. Selanjutnya, petugas gabungan mendatangi lokasi kejadian.
Petugas Polsek Rejoso bersama Tim Inafis Polres Nganjuk, BPBD Kabupaten Nganjuk, serta petugas Puskesmas Rejoso melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas, menolak dilakukan autopsi, dan bersedia membuat surat pernyataan,” pungkas IPTU Fajar.
YAYUK
Editor : Redaksi