Ketua MPKT, Ketua Karang Taruna dan Ketua PCS Sampang Apresiasi Kesuksesan Parade Combodug 2026
Beritainvestigasinews.id || Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang kembali menghidupkan tradisi lokal dengan menggelar ajang bergengsi Parade Combodug 2026 pada Jumat malam, 27 Maret 2026. Mengusung tema besar "Atellasene Sampang 2026", kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dumalem Sampang Jilid 5. Acara yang menjadi ikon penghujung Ramadan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan kekayaan budaya Madura di tengah arus modernisasi.
Baca Juga: Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional FLS2N Korwil Disdikpora Kecamatan Cikeusik Tahun 2025
Kemeriahan parade tahun ini berpusat di sepanjang rute protokol Kota Sampang, yang sejak sore hari telah dipadati oleh ribuan warga dari berbagai penjuru. Fokus utama kegiatan terletak pada kategori Daul Combo, di mana para peserta menunjukkan kebolehan mereka dalam meramu aransemen musik perkusi yang dinamis dan enerjik. Kehadiran jajaran pimpinan daerah di panggung kehormatan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas seniman lokal dalam menjaga marwah seni tradisional.
H Agus Wahyudi Ketua MPKT yang juga Anggota DPRD Jatim menyatakan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Menurutnya,"Parade ini bukan sekadar hiburan musiman, melainkan ajang kompetisi sehat bagi komunitas pemuda untuk menunjukkan identitas budaya mereka. Melalui event ini, pemerintah daerah berharap tradisi "Atellasene" dapat terus bertransformasi menjadi magnet pariwisata yang mampu mendongkrak ekonomi kreatif di Kabupaten Sampang."ungkap H. Agus Wahyudi
Ketua PCS H. Cucok Hadi Sutrisno yang akrab di sapa Tris menjelaskan Kesuksesan acara yang berlangsung hingga larut malam tersebut tidak lepas dari sinergi solid antar-instansi. H.Tris mengungkapkan apresiasi mendalam atas pengamanan ketat dari Polres Sampang dan Kodim, serta dukungan teknis dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub). Kesiagaan Dinas Kesehatan di lokasi juga memastikan kenyamanan para pengunjung dan peserta di sepanjang rute yang cukup panjang.
Baca Juga: Melalui Festival Jaran Serek, Wabup Sumenep Ajak Seluruh Elemen Lestarikan Seni dan Budaya
"Selain aspek pengamanan, manajemen kebersihan juga menjadi sorotan positif dalam pelaksanaan tahun ini. Segera setelah barisan terakhir parade melintas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung bergerak sigap menyisir dan membersihkan area jalan protokol. Langkah ini diambil agar aktivitas kota dapat kembali normal dengan cepat tanpa menyisakan tumpukan sampah, menjaga citra Sampang sebagai kota yang bersih dan tertib."ujar H.Tris
Di balik layar, Jakfar Shodik Ketua Karang Taruna menambahkan bahwa seluruh panitia berkomitmen penuh menjalankan pesan dari Ketua MPKT H.Agus Wahyudi untuk menjaga nama baik dan kepercayaan publik. Evaluasi dan diskusi rutin dilakukan setiap hari demi memastikan setiap detail teknis berjalan tanpa hambatan. Hal ini menjadi fondasi utama bagi tim penyelenggara untuk bekerja secara sinergis dan profesional dalam setiap tahapan acara.
Pasca kesuksesan Parade Combodug ini, panitia kini tengah mempersiapkan diri untuk menyukseskan gelaran selanjutnya, yakni Festival Dug-Dug. Persiapan matang terus dikebut agar agenda berikutnya tidak kalah meriah dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius serta kebersamaan. Semangat kompak dan kekeluargaan menjadi kunci utama panitia dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan acara besar di tengah suasana bulan suci.
Baca Juga: Personil Polsek Selemadeg Timur Atensi Pengamanan Penyelenggaraan di Bantas Festival
Momentum penuh keceriaan ini ditutup dengan untaian doa khas masyarakat Madura yang disampaikan oleh Jakfar. "Bhejreh, Sehat, Sukses, Sogi ben Selamat sedejenah," pungkasnya,
Yang bermakna harapan agar seluruh masyarakat yang terlibat diberikan kebahagiaan, kesehatan, kesuksesan, kesejahteraan, serta keselamatan lahir dan batin dalam menyambut hari kemenangan.
Editor : Taufik