BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Gerak cepat kembali ditunjukkan aparat Sat Reskrim Polresta Manado dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum mereka. Empat terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Lorong Anoa, kawasan Teling, Selasa (5/5/2026) malam, berhasil diamankan hanya dalam waktu singkat setelah kejadian.
Penanganan sigap ini menjadi bukti konkret komitmen kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolresta Manado, Kombes Pol. Irham Halid, dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Respons cepat dan tindakan terukur yang dilakukan jajarannya mempertegas bahwa setiap bentuk tindak kriminal tidak akan dibiarkan berkembang.
Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto bersama tim disebut turun langsung memimpin proses penyelidikan. Dengan langkah yang sistematis dan presisi, aparat berhasil melacak keberadaan para pelaku dan mengamankan mereka tanpa perlawanan. Keberhasilan ini pun menuai apresiasi sebagai wujud profesionalisme dan kesiapsiagaan aparat penegak hukum.
Baca Juga: Polresta Manado Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional dalam Kasus Dugaan Limbah ITC Center
Sementara itu, korban Mat Ular Chalim yang sebelumnya dalam kondisi kritis akibat lima luka tikaman, kini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah mendapat perawatan intensif. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan secara transparan dan tuntas, sembari terus mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.
Peristiwa yang terjadi di sekitar rumah duka saat acara penghiburan itu masih dalam pengembangan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pelaku lain. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.
Baca Juga: Sianida dan Excavator di Nibong, Siapa Melindungi Aktivitas PETI yang Terus Berjalan?
Dengan langkah cepat dan ketegasan yang ditunjukkan, Polresta Manado kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo