Dukung Modernisasi TNI AD, Dandim 0828/Sampang Paparkan Strategi Penguatan Yonif TP

avatar Taufik
Caption Foto: Danrem Ikuti Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII Secara Daring.
Caption Foto: Danrem Ikuti Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII Secara Daring.

Beritainvestigasinews.id || Sampang - Komandan Resor Militer (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, mengikuti Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 secara daring dari Kabupaten Sampang, Rabu (13/5/2026), guna mendalami transformasi TNI AD dari Combat Force menuju Strategic Forces. Kegiatan strategis ini bertujuan untuk membekali para unsur pimpinan di daerah dengan pemahaman mendalam mengenai peran Batalyon Infanteri Tempur Penyangga (Yonif TP) dalam menghadapi tantangan pertahanan modern yang kian dinamis.

​Dandim 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T., menjelaskan bahwa keikutsertaan pimpinan dalam seminar ini merupakan langkah krusial untuk menyinergikan visi transformasi organisasi di tingkat pusat hingga ke satuan kewilayahan. Menurutnya, pemahaman mengenai perubahan paradigma militer sangat penting agar setiap komando distrik militer mampu mengadaptasi strategi pertahanan yang lebih komprehensif dan terintegrasi.

Baca Juga: Sinergitas Tanpa Batas, Turnamen Sepak Bola Tiga Pilar Kapolres Cup Resmi Bergulir di Sampang

​"Seminar ini menjadi komitmen nyata TNI-AD dalam memperkuat struktur organisasi melalui Yonif TP, sehingga jajaran kewilayahan memiliki kesiapan yang lebih matang dalam mendukung pertahanan negara yang strategis," katanya.

​Lebih lanjut, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T., memaparkan bahwa konsep transformasi menuju Strategic Forces menuntut prajurit tidak hanya mahir dalam pertempuran fisik, tetapi juga cerdas dalam memetakan potensi ancaman global. Hal ini mencakup penguatan aspek intelijen, teknologi, dan diplomasi militer yang menjadi pilar utama dalam modernisasi kekuatan TNI Angkatan Darat saat ini.

Baca Juga: Dandim Sampang Pimpin Acara Pelepasan Danramil Pindah Satuan dengan Penuh Haru

​"Perubahan paradigma ini adalah jawaban atas kompleksitas ancaman masa kini, di mana peran satuan tempur penyangga akan menjadi tulang punggung dalam menjaga kedaulatan di wilayah-wilayah strategis Indonesia," ungkapnya.

​Dandim juga menegaskan bahwa hasil dari diskusi strategis dalam seminar tersebut akan segera disosialisasikan kepada seluruh jajaran prajurit di wilayah Kodim 0828/Sampang sebagai pedoman tugas. Penekanan utama diberikan pada peningkatan profesionalisme individu agar selaras dengan standar baru yang ditetapkan dalam transformasi militer menuju kekuatan yang lebih disegani di kawasan.

Baca Juga: Sinergi Rutilahu, Babinsa Koramil Camplong dan Warga Tamba’an Sampang Gotong Royong Pasang Genteng

​"Kami di tingkat wilayah siap mengimplementasikan poin-poin strategis yang telah dibahas agar sinergitas antara satuan tempur dan teritorial tetap terjaga demi stabilitas keamanan nasional," jelasnya.

​Menutup keterangannya, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T., berharap agar momentum seminar nasional ini dapat mempercepat proses modernisasi di tubuh TNI-AD secara merata di seluruh pelosok negeri. Dengan penguatan peran Yonif TP dan perubahan orientasi strategis, diharapkan pertahanan Indonesia semakin solid dalam menghadapi berbagai kemungkinan eskalasi konflik di masa depan.

Berita Terbaru