Beritainvestigasinews.id || Sampang – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sampang mengumumkan adanya penghentian aliran listrik sementara pada hari Sabtu (23/5/2026).
Langkah ini terpaksa diambil sehubungan dengan adanya pemeliharaan dan pekerjaan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) berkapasitas 20 kV guna mengoptimalkan kualitas layanan kelistrikan di wilayah Kabupaten Sampang, Madura.
Baca Juga: Infrastruktur Negara Dijarah, Kabel Trafo PLN di JLS Sampang Raib Digondol Maling
Pihak PLN ULP Sampang menyampaikan bahwa pemadaman ini bersifat terbatas dan hanya berlangsung selama proses pengerjaan teknis di lapangan berlangsung.
Manajemen memastikan bahwa penghentian arus listrik ini telah direncanakan secara matang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat terlalu lama.
"Sehubungan dengan adanya pekerjaan jaringan SUTM 20 kV, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Sampang akan melaksanakan penghentian aliran listrik dalam durasi terbatas untuk pekerjaan jaringan SUTM 20 kV tersebut," katanya dalam keterangan resmi tertulis yang diterima media.
Manajer PLN ULP Sampang, Makhfud Rasidi, menjelaskan bahwa jadwal pengerjaan teknis ini dimulai pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB hingga siang hari pukul 13.00 WIB. Pihaknya mengimbau warga yang berada di kawasan terdampak untuk bersiap dan mengantisipasi pemadaman tersebut.
Baca Juga: Warga Sampang Terpaksa "Ngelos" Listrik Akibat Janji PLN
"Kegiatan (pemeliharaan jaringan) akan dilakukan pada Hari Sabtu, Tanggal 23 Mei 2026, Waktu 08.00 – 13.00 WIB," ungkapnya merinci durasi pemadaman tersebut.
Makhfud menambahkan bahwa wilayah yang mengalami dampak penghentian aliran listrik ini mencakup sejumlah desa dan kelurahan strategis di area Sampang Kota.
Wilayah tersebut meliputi Desa/Kelurahan Rong Tengah, Dalpenang, Gunung Sekar, Delima, Banyuanyar Sampang, serta kawasan di sekitarnya.
Baca Juga: Ngelos Listrik Massal di Desa Bajrasokah Diduga Ulah PLN, Pemkab : Bukan Program Lisdes
"Aliran listrik akan dinyalakan sewaktu-waktu apabila pekerjaan telah selesai dilaksanakan," jelas Makhfud memberikan kepastian mengenai fleksibilitas pemulihan arus.
Pihak manajemen PLN juga mengingatkan warga bahwa durasi pemadaman bisa saja berubah secara situasional tergantung pada tantangan teknis yang dihadapi petugas.
Di akhir keterangannya, PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan serta berterima kasih atas pengertian seluruh pelanggan.
Editor : Taufik