BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Musyawarah Wilayah (Muswil) Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sulawesi Utara yang digelar di Rumah Sakit Daerah ODSK Sulawesi Utara, Manado, menetapkan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, sebagai Ketua PERSI Sulawesi Utara periode 2026–2030.
Keputusan tersebut lahir melalui proses Muswil yang berlangsung demokratis dan diikuti para pimpinan serta utusan rumah sakit dari berbagai daerah di Sulawesi Utara. Sebelum pemilihan dilaksanakan, peserta terlebih dahulu mengesahkan kuorum dan tata tertib persidangan sesuai mekanisme organisasi.
Agenda Muswil diawali dengan pembentukan presidium sidang serta penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua PERSI Sulut periode sebelumnya, Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp.B, KBD.
Dalam proses pemilihan, Prof. Starry Rampengan memperoleh dukungan penuh peserta Muswil untuk memimpin organisasi yang menjadi wadah utama rumah sakit di Sulawesi Utara selama empat tahun ke depan.
Selain memilih Ketua PERSI Sulut, Muswil juga menetapkan kepengurusan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (MAKERSI) Sulawesi Utara. Hasil pemungutan suara menetapkan Dr. dr. Erwin Gidion Kristanto, SH, Sp.FM, Subsp.PF(K), FISQua sebagai Ketua MAKERSI Sulut setelah meraih 35 suara dan unggul atas kandidat lainnya.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua PERSI Sulut terpilih, Prof. Starry menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mengemban amanah yang diberikan seluruh anggota.
“Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk melayani, merangkul, menyatukan, dan bekerja bersama demi kemajuan rumah sakit di Sulawesi Utara serta kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Putra Terbaik Sulut Bertemu, Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar Sambangi RSUP Kandou Manado
Ia menegaskan bahwa PERSI merupakan rumah besar bagi seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah, swasta, TNI-Polri, institusi pendidikan, keagamaan maupun pemerintah daerah. Karena itu, seluruh perbedaan pilihan dalam proses pemilihan diharapkan ditinggalkan demi memperkuat persatuan organisasi.
“Tidak ada lagi kelompok-kelompok. Yang ada hanya satu semangat, yakni menjadikan PERSI Sulut semakin kuat, semakin solid, dan semakin bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” tegas Prof. Starry.
Di bawah kepemimpinannya, sejumlah program prioritas akan menjadi fokus utama, mulai dari memperkuat solidaritas antar rumah sakit, meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, membangun budaya pelayanan prima, hingga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, workshop, dan forum berbagi ilmu.
Baca Juga: Pricilia Rondo dan Jein Laluyan Kawal Keamanan Publik, Dukung Polda Sulut Berantas Kriminalitas
Menurutnya, tantangan sektor kesehatan ke depan semakin kompleks, termasuk dampak dinamika geopolitik global yang berpengaruh terhadap kenaikan harga obat dan biaya pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu, PERSI Sulut harus tampil sebagai mitra strategis, pusat komunikasi, sekaligus wadah pembelajaran bagi seluruh rumah sakit dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
Sementara itu, Ketua MAKERSI Sulut terpilih, Dr. Erwin Gidion Kristanto, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi etik dan advokasi bagi anggota PERSI. Ia menyatakan MAKERSI akan terus berperan sebagai lembaga independen yang mendukung penerapan etika rumah sakit, kepatuhan terhadap regulasi, serta tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional.
Muswil PERSI Sulut 2026 menjadi momentum penting bagi dunia kesehatan di Sulawesi Utara. Dengan kepemimpinan baru yang mendapat dukungan luas dari anggota, PERSI Sulut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar rumah sakit dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo